Warga Memberikan 8 Meter Tanah untuk Pengalihan Jalur Eba

27 May 2010 20:27 WIB
 
2

SumedangOnline. Meskipun belum mendapatkan kepastian dari Badan Laboratorium Teknik Tanah (BLTT), tentang apakah struktur tanah disekitar Eba Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, dapat dipergunakan lagi atau tidak. Pihak Bina Marga Provinsi Jawa Barat sudah merencanakan untuk mengalihkan jalur Eba, ke tanah yang ada dibagian sebelah kanan jalan  jika dari arah  Sumedang, hal tersebut disampaikan Kepala Sub Unit Pelayanan Kabupaten Sumedang (KSUP) Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Ronald kepada SumedangOnline, Kamis (27/05).

“Pengalihan Jalur karena tidak dapat dipertahankan lagi, karena struktur tanah yang sudah tidak bisa dipertahankan lagi, maka kita ambil tanah sebelah kanan jika dari arah sumedang”Ujar Ronald.

Lebih lanjut Ronald menyebutkan bahwa msyarakat sekitar sudah memberikan izin pemberian tanah secara sukarela, karena hal tersebut dipergunakan untuk keperluan Negara.

Abah Saca (43), petugas Bina Marga lainnya, menyebutkan lebar tanah yang akan dipergunakan 8 meter.

Ronald, menyebutkan bahwa penyebab amblasnya badan jalan, akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut, saking besarnya air tersebut meresap kedalam tanah, merembes membawa material – material halus, sedikit – sedikit material itu kosong, sehingga ada rongga, akibatnya punya beban berat dan beton pun amblas, karena beban air.

“Jika tidak ada air, tidak masalah”Tegas Ronald.

Menindaklanjuti rencana pengalihan tersebut pihaknya, sudah melakukan koordinasi dengan Kabupaten dan Kepolisian setempat.

2 COMMENTS

  1. Maaf, saya mau konfirmasi saja, mungkin ada kesalahan pemberitaan di atas, karena setelah di tanyakan kepada yang bersangkutan, mereka (yang punya tanah tsb) menginginkan supaya tanah mereka itu di beli oleh pihak PEMDA. Jadi bukan di berikan secara suka rela.
    Terima kasih

  2. Maaf Redaksi Baru Bisa Komentar dan Menerbitkan sekarang karena Commentnya masuk ke box spam.

    Dapat kami informasikan pada saat pemberitaan memang kejadiannya seperti yang diberitakan di atas. kemungkinan sekarang sudah berkembang, bahkan pada saat itu salah satu pemilik tanah sempat mengukur.

    Namun terimakasih atas informasinya.