Warga Cihanjuang Ketakutan Gitet, Minta Dihentikan

3 April 2013 09:10 WIB
 
0
1249

CIMANGGUNG – Warga Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, memprotes keras terkait pemasangan kabel jaringan Saluran Udara Tegangan Ektra Tinggi (SUTET) ke Gardu Induk Tegangan Ektra Tinggi (GITET) bertegangan 1500 KVA. Bukan tanpa alasan, mereka takut kabel yang melintas di atas pemukiman warga yang jumlahnya mencapai sekitar 50 KK, menjadi terganggu.

Foto:sistem-tenaga-listrik.blogspot.com
Foto:sistem-tenaga-listrik.blogspot.com

Protes ratusan warga itu menyusul adanya pergeseran pemasangan jaringan SUTET dari tapak tiang tower semula. Rencana semula, pemasangan dilakukan jauh dari perumahan warga. Namun pada kenyataannya, sejak ada pengerjaan malah terjadi pergeseran, sehingga pemasangan jaringan kabel listrik SUTET percis di atas rumah warga. Sebagai bentuk protes, warga menandatangani sebuah keberatan di atas kertas yang disampaikan dan diinformasikan kepada pemerintahan desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD).

Dalam surat tersebut, warga mempertanyakan adanya pergeseran kabel SUTET dalam pengerjaan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Atas keluhan itu, Kepala Desa Cihanjuang, Yuyus Yusuf dan BPD membahas hal itu dengan pihak PLN di Kantor Desa Cihanjuang, Senin (1/4).

Dari pihak PLN, H Ajat (PLN Ciliwung) dan Reza mewakili bagian pengerjaan lapangan GITET Ujung Berung, menggelar pertemuan yang dihadiri sejumlah warga dan tokoh masyarakat.

Kata Yuyus dalam pertemuan itu, atas keinginan warganya sempat menyampaikan sejumlah tuntutan kepada PLN. Diantaranya, menuntut konpensasi penggantian tanaman yang terkena proyek pemasangan jaringan SUTET.

Selain itu, warga meminta konpensasi bangunan atau tanah yang terkena peralihan pemasangan jaringan kabel dari pergeseran tapak tower. Termasuk warga juga menuntut penghentian pekerjaan sementara waktu, sebelum ada kesepakatan dan pemberian konfensasi dari PLN.

”Hingga kini tuntutan warga sendiri belum ada realisasinya. Selain itu warga meminta agar PLN menghentikan sementara para pekerja yang sedang melakukan penarikan kabel tegangan tinggi. Namun pihak PLN sendiri meminta kepada warga agar tidak menghentikan pengerjaan itu,” katanya. (kos/sumeks)