Viral “Bengras Panganten”, Album Anyar Fanny Sabila

21 March 2018 02:06 WIB
 
Fanny Sabila dalam sebuah acara di kabupaten Sumedang.
ASEP SOFIAN
Fanny Sabila dalam sebuah acara di kabupaten Sumedang.

BANDUNG – Penyanyi pop Sunda berbakat Fanny Sabila, kembali merilis album anyar di medio Maret 2018. Dari akun resmi youtube boomfannysabila_ diperoleh informasi jika perempuan asal kota Cimahi ini telah mengunggah dua lagu dari album ke-limanya tersebut yakni Hareupeun Eunteung dan Bengras Panganten.

Dikonfirmasi, pemilik nama asli Sabila Fatharani Fatimah, membenarkan telah meluncurkan album ke limanya pada 20 Maret 2018. Potongan dua lagu itu pun mendapat respon positif dari netizen, terbukti dalam kurang dari 24 jam sejak diluncurkan Selasa (20/3/2018) pukul 00.30, jumlah viewer untuk Bengras Panganten sudah menembus angka 727 view.

”Memang begitu diposting, banyak netizen yang memposting ulang dibeberapa grup facebook di Jawa Barat,” kata Fanny saat dikonfirmasi.

Peluncuran album ke-limanya tersebut, semakin mengukuhkan eksistensinya di jalur pop sunda karena lagu-lagu yang dinyanyikan dara berusia 18 tahun ini selalu mendapat respon bagus dari masyarakat Jawa Barat.

Dua lagu yang diunggah ke media berbagi video itu, diciptakan H Sopandi Wijaya yang tak lain merupakan ayah Fanny. Pada SUMEDANG ONLINE (sumedangonline.com) H. Sopandi, bercerita banyak tentang latar belakang dibuatnya kedua lagu tersebut.

”Ketika itu, anak saya (Fanny Sabila) meminta dibuatin lagu baru setelah diterima dan direspon baik lagu Iraha Kawin. Namun, saat itu saya belum menemukan ide. Tak lama kemudian saya melihat anak saya lagi bersolek depan cermin, lalu dikembangkan menjadi ide dan cerita akhirnya tercipta lagu Hareupeun Eunteung,” kata H. Sopandi.

Sementara untuk lagu Bengras Panganten, dikatakan dia terlahir dari seringnya Fanny diundang untuk menghibur pada acara resepsi pernikahan. ”Jadi lagu itu sebenarnya sebagai ungkapan ucapan selamat dan do’a kepada pengantin dalam mengarungi kehidupan rumah tangga,” tuturnya.

BACA JUGA  Gagas Kota Kembar Parepare-Sumedang

H. Sopandi maupun Fanny, berharap album ke-limanya dapat sukses dan diterima masyarakat pecinta musik pop Sunda sama halnya dengan album-album sebelumnya. ”Saya dan Fanny berharap bisa menghibur dan album ke-lima ini dapat diterima kembali oleh masyarakat di tengah maraknya lagu-lagu dangdut dan barat. Semoga kehadiran lagu-lagu Fanny Sabila bisa turut menjadikan eksistensi lagu pop Sunda tetap kuat, dan menjadi pengingat buat masyarakat Sunda agar tidak lupa dengan seni Sunda, sebagai jatidiri urang Sunda.

Diakhir wawancara, H. Sopandi memberi bocoran ada lagu “kojo” yang masih dirahasikan di album ke-lima. Penasaran? tunggu saja ya.  *** FITRI

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.