Tim Monev 10 Program Pokok PKK Diterima Bupati

24 August 2016 12:31 WIB
 
0
HADIR: didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang Hj. Hanne Budhi, Bupati Sumedang H. Eka Setiawan menerima kedatangan Tim Monev 10 Program Pokok Tingkat Provinsi Jawa Barat di Balai Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Senin (22/8).
Humas Setda Sumedang
HADIR: didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang Hj. Hanne Budhi, Bupati Sumedang H. Eka Setiawan menerima kedatangan Tim Monev 10 Program Pokok Tingkat Provinsi Jawa Barat di Balai Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Senin (22/8).
loading...

SUMEDANGONLINE: Dengan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang Hj. Hanne Budhi, Bupati Sumedang H. Eka Setiawan menerima kedatangan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) 10 Program Pokok Tingkat Provinsi Jawa Barat di Balai Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Senin (22/8).
Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Retno Ernawati, Kepala Disdikbud H. Sonson M Nurikhsan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Rancakalong, Ketua TP PKK Kecamatan beserya jajarannya, para Kepala Desa se-Kecamatan Rancakalong, Ketua TP PKK Desa dan perangkat Desa Nagarawangi, serta sejumlah kader PKK dan undangan lainnya. Sementara tim Monev TP PKK Provinsi beranggotakan enam orang yang terdiri atas unsur Sekretariat TP PKK Jawa Barat serta Pokja I, II, III dan IV.
Penerimaan ditandai dengan penyerahan Buku Rakernas VIII TP PKK Tahun 2015 dari Tim Monev kepada Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang Hj. Hanne Budhi Eka dan penyerahan buku materi laporan ekspos dari Ketua TP PKK Desa Nagarawangi Siti Maryati kepada Ketua Tim Monev Ny. Ari Ruspitasari.
Ketua TP-PKK Jawa Barat Hj. Netty Prasetiyani dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ny. Ari Ruspitasari menyatakan, selain Monev juga diselenggarakan penilaian Lima Lomba dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK – Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2016 sebagai seleksi desa yang akan mewakili Provinsi Jawa Barat untuk mengikuti lomba di tingkat nasional. “Kelima lomba tersebut terdiri atas Lomba Tertib Administrasi PKK, Lomba Pencegahan Kekerarasan dalam Rumah Tangga, Lomba Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Lomba Pemanfaatan Halaman Keluarga, dan Lomba Pemanfaatan Hasil Tanaman Obat Keluarga (Toga),” ujarnya.
Melalui Monev tersebut, dapat diketahui sejauh mana inplementasi 10 Program Pokok PKK, bagaimana perkembangannya, dan apa kendalanya. “Kami juga ingin mengetahui apa hasil Rakernas VIII Tahun 2015 sudah terinformasikan oelh TP PKK Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan,” tutur Hj. Netty.
Netty atas nama TP PKK Provinsi Jawa Barat menyampaikan terima kasih kepada Bupati beserta jajarannya dalam mendukung dan mesukseskan 10 Program Pokok PKK di Jawa Barat.
Sebagai mitra pemerintah, lanjutnya, TP PKK menjalankan fungsi sebgai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk terlaksananya program PKK. “Dalam pelaksanaannya, kegiatan PKK berpegang teguh dengan aturan-aturan yang ada di antaranya Permendagri No. 1 Tahun 2013 tentang Gerakan PKK dan hasil Rakernas VIII TP PKK Tahun 2015,” tuturnya.
Dikatakan, kader PKK harus responsif terhadap lingkungan yang membutuhkan penanganan mendesak. “Kader PKK harus menjadi garda terdepan dalam mempelopori gerakan revolusi mental untuk meningkatkan kualitas SDM berbasis keluarga,” ucapnya.
Bupati H. Eka Setiawan mengharapkan agar TP PKK Desa Nagarawangi dapat mengambil manfaat dari kehadiran Tim Monev dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga. “Diharapkan Tim Monev dapat memberikan arahan dan masukannya untuk meningkatkan peran TP PKK Desa Nagarawangi khusunya dan di Kabupaten Sumedang pada umumnya,” ujar Bupati.
Bupati juga mengharapkan Desa Nagarawangi bisa meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional sebagaimana yang dilakukan Desa Naluk Kecamatan Cimalaka yang menjadi Juara III Keatuan Gerak PKK nasional untuk kategori Lingkungan Bersih dan Sehat. “Rancakalong memiliki potensi untuk bisa mengukir prestasi yang sama. Masyarakatnya masih menjunjung tinggi kearifan lokal yakni gotong royong dan menghormati lingkungan. Inilah yang menjadi penopang pembangunan di Kabupaten Sumedang,” katanya.
Kedatangan rombongan Bupati dan Tim Monev disambut warga dengan kesenian khas setempat yakni Seni Tarawangsa berikut dengan para penarinya. Bupati juga berkesempatan melihat gelar produk TP PKK dan UMKM warga. ***