Terpencil, SD Panganginan Dibobol Maling

15 June 2012 23:07 WIB
 
0
SD Panganginan di Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal, letaknya yang terpencil, hingga leluasa maling beraksi.

JATINUNGGAL – Terpencil, SD Negeri Panganginan, di Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal, disantroni maling, Rabu dinihari (13/6). Akibatnya sekolah yang berjarak 300 meter dari rumah penduduk itu menderita kerugian hingga jutaan rupiah.
Kapolres Sumedang AKBP Eka Satria Bhakti SIK melalui Kapolsek Jatinunggal, AKP Sabar Adiwikarta, membenarkan tentang adanya kejadian tersebut. Menurut informasi dari kepolisian, Rabu pagi guru di SD Negeri Panganginan dikejutkan dengan suasana ruangan guru yang sudah terlihat acak-acakan, bahkan beberapa meja sudah terlihat kotor bekas pijakan kaki. Melihat keadaan seperti itu, guru segera melaporkan kejadian itu pada kepolisian sektor Jatinunggal.
“Ada dua guru yang begitu masuk ke ruangan guru mereka kaget dengan keadaan ruangan yang berantakan, kapur, buku dan meja yang ada di ruangan itu kotor bekas injakan kaki,” ungkap AKP Sabar, Kamis (14/6).
Polisi menduga pelaku lebih dari satu orang dengan menggunakan dua kendaraan roda dua, karena di TKP polisi menemukan bekas roda dua terparkir. Maling berhasil menggasak kabel listrik dua roll, deklit yang biasa digunakan untuk tenda pramuka, setelah pelaku berhasil masuk dari ruangan WC di bagian belakang, kemudian lanjut Kapolsek, pelaku maju ke depan hingga masuk ke ruang guru dengan menjebol enternit.
“Pelaku berhasil membawa kabel listrik dua rol seharga Rp 400 ribu, deklit untuk tenda senilai Rp 700 ribu. Dan pelaku juga sempat menyantroni kantin yang ada di depan sekolah itu, pihak kantin mengaku mengalami kerugian Rp 250 ribu,” lanjut Kapolsek.
Polisi menduga pelaku merupakan orang yang tahu persis keadaan sekolah itu, apalagi lanjutnya, di SD Negeri panganginan tidak ada penjaga sekolah, dan jauh dari pemukiman, hingga pelaku dengan leluasa menggasak isi ruangan guru.
“Beruntung tidak ada barang-barang yang berharga lainnya, seperti komputer. Karena memang SD tersebut baru saja direhab, bahkan belum diresmikan,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut Kapolsek menghimbau agar setiap sekolah agar menyediakan penjaga sekolah yang dapat mengontrol keadaan sekolah.(FITRI/IGN)

PROMO CONTENT
loading...