Tembakau Tinggi 4,4 Meter, Ternyata Ada Di Darmaraja

29 July 2011 00:50 WIB
 
0
Kepala Bidang Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia pada Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sumedang, Ocim Supriatna SP, tampak terpukau melihat pohon tembakau setinggi 4.4 meter. foto:igun gunawan

DARMARAJA – Kepala Bidang Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia pada Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sumedang, Ocim Supriatna SP, dan sejumlah peserta Pelatihan Temu Lapang, terpukau dengan tembakau  varietas Gajah Agung yang memiliki tinggi 4,4 meter.

Tembakau dari hasil persilangan varietas lokal tersebut, diyakini memiliki kelebihan dari aromanya yang khas, saat ini tembakau yang dicoba dibudidayakan di Komplek Perusahaan Tembakau Delima milik H Samin Sulaiman di Desa Tarunajaya Kecamatan Darmaraja, menjadi salahsatu percontohan peserta penyuluhan Temu Lapang se-Kabupaten Sumedang.

Dikatakan, Ocim, saat ini pemerintah tengah membatasi jumlah produksi tembakau, namun demikian pemerintah sebaliknya sedang giat-giatnya menggejot kualitas tembakau agar rendah tar dan nikotin.

“Kalau dari segi kuantitas ada aturan dari pemerintah untuk pembatasan tembakau, sekarang pemerintah melalui penyuluh lapangan sedang giat-giatnya menekankan agar meningkatkan kualitas tembakau, agar kadar nikotin dan tar-nya rendah, salahsatu faktor yang menyebabkan tingginya kadar nikotin dan tar, yaitu dari segi pemupukan yang banyak mengandung unsur Nitrogin, makanya kita menyarankan pada para petani tembakau untuk menggunakan NPK dengan kadar 15:15:15,” kata Ocim kepada sumedangonline sesaat sebelum memberikan pelatihan dihadapan 60 peserta Temu lapang, Kamis (28/07) kemarin.