Tekan Laka, Dishub Sumedang Gelar Razia

9 April 2013 16:59 WIB
 
0
1289

GANEAS – Dinas Perhubungan (dishub) bekerjasama dengan Polisi Lalulintas (Polantas) menggelar operasi di Jalan Raya Rd Umar Wirahadikusumah betulan Desa Sukaluyu, Kecamatan Ganeas.

Dishub Sumedang menggelar razia kelengkapan kendaraan di Jalan Raya Rd Umar Wirahadikusumah betulan Desa Sukaluyu.
Dishub Sumedang menggelar razia kelengkapan kendaraan di Jalan Raya Rd Umar Wirahadikusumah betulan Desa Sukaluyu.

Kegiatan itu menurut Komandan Regu pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, Udung, sebagai berupaya untuk meredam intensitas kecelakaan yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kabupaten Sumedang.

“Selain memeriksa kelengkapan kendaraan, seperti Keur, Trayek, Uji Emisi, kami juga bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam melakukan operasi ini” ungkap Udung, kepada Sumeks, Senin (8/4).

Ada pun yang menjadi target dari operasi Dishub ini ialah angkutan umum dan barang. Dalam pelaksanaannya, banyak kendaraan yang berhasil dijaring dalam operasi kemarin, diantaranya angkutan barang yang Keur-nya sudah tidak sesuai atau kadaluarsa.

“Kami, dari Dishub, hanya memeriksa angkutan umum dan barang saja, kalau ada yang melanggar administrasi, seperti lewat masa Keur-nya, ya kami tindak atau tilang. Surat kendaraanya kami ambil, dan nanti akan diajukan ke kepolisian, lalu ke pengadilan, dan akhirnya disidangkan. Biasanya sidang dilakukan pada hari Jumat,” tambah Udung.

Selain angkutan umum dan angkutan barang, kendaraan roda dua pun menjadi target operasi, karena selain ada Dishub, kepolisan lalulintas pun mengirimkan beberapa anggotanya untuk mendampingi jalannya operasi ini.

Operasi yang dilakukan oleh Dishub ini dilakukan secara rutin, hanya saja dalam penjadwalannya tidak tentu, entah itu seminggu sekali, atau bahkan dalam sebulan hanya melakukan satu operasi saja.

Udung menambahkan, kalau dengan adanya operasi seperti ini akan menambah Pendapatan Asli Daerah, dikarenakan dapat diketahui kendaraan mana saja yang belum mengisikan pajak kendaraannya, “dengan operasi ini juga akan meningkatkan PAD, karena mau tidak mau yang kena siding nantinya harus melunasi kewajiban kendaraan miliknya” kata Udung.

Kendati demikian, warga tetap saja memandang kalau operasi ini tidak akan berjalan efektif guna menekan kecelakaan lalulintas.“Kalau kata saya mah, operasi ini tidak akan berjalan efektif untuk menekan kecelakaan lalulintas, harusnya dilakukan pengecekan kendaraan, bukan hanya surat-suratnya saja, apalagi kalau mau membuat SIM itu susah sekali, seperti dipersulit,” kata salah seorang warga yang namanya tidak ingin dikorankan. (cr1)