Teddy: Bumdes upaya penguatan ekonomi perdesaan

10 November 2017 12:45 WIB
 
0
Sosialisasi BUMDes dan penandatanganan MoU dengan tema 'Sinergi Pemberdayaan Masyarakat Sumedang Melalui Literasi Keuangan dan Penyediaan Jasa Layanan Perbankan', di Aula Tampomas Induk Pusat Pemerintahan Sekretariat Daerah, Rabu (8/11/2017)
Sosialisasi BUMDes dan penandatanganan MoU dengan tema 'Sinergi Pemberdayaan Masyarakat Sumedang Melalui Literasi Keuangan dan Penyediaan Jasa Layanan Perbankan', di Aula Tampomas Induk Pusat Pemerintahan Sekretariat Daerah, Rabu (8/11/2017)

SUMEDANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat &Desa (PMD) Teddy Mulyono Sosialisasi BUMDes dan penandatanganan MoU dengan tema ‘Sinergi Pemberdayaan Masyarakat Sumedang Melalui Literasi Keuangan dan Penyediaan Jasa Layanan Perbankan’ sebagai salahsatu upaya penguatan ekononi perdesaan, dengan mendirikan BUMDes di masing-masing desa.

“Penguatan Ekonomi harus dibangun yang bisa dimulai dari pedesaan. Semoga saja setelah menerima materi pada kegiatan hari ini dengan diikuti oleh para peserta yang terdiri dari para Kepala SKPD, Camat dan seluruh Kepala Desa di lingkungan Pemkab Sumedang, tahun 2018 mendatang kita sudah bisa launching BUMDes di Sumedang,” kata Teddy.

Sementara itu, perwakilan pimpinan BNI wilayah Bandung Oktovianus membeberkan, BNI sebagai salah satu Bank BUMN berharap dapat turut membantu masyarakat desa dalam mengasah potensi yang dimiliki sekaligus menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing.

“Kami berharap dapat menjadi bagian pembangunan masyarakat desa dan turut serta dalam pembentukan BUMDes,” ucap Okto.

“BUMDes sebagai badan usaha milik desa juga tentunya dapat menjadi pelopor bisnis masyarakat, sehingga desa menjadi mandiri,” imbuhnya.

Setelah dilakukan penandatanganan MoU antara Bank BNI bersama beberapa SKPD, BUMD dan Perguruan Tinggi STIE Sebelas April Sumedang dengan melibatkan Bupati Eka selaku saksi atas kerjasama yang dibuat, berbagai doorprize pun dibagikan kepada peserta dengan berbagai hadiah yang telah dipersiapkan sebelumnya. ***