Tak hanya pinter ngaji, warga NU juga harus jago olahraga

16 December 2016 13:39 WIB
 
1
Kegiatan pembukaan Poresema
Ayi Abdul Kohar
Kegiatan pembukaan Poresema
loading...

SUMEDANGONLINE — Pembukaan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) tingkat Kabupaten Sumedang secara resmi dibuka, kamis (15/12) di GOR Tajimalela. Kegiatan yang digagas pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumedang akan dilaksanakan hingga 17 Desember 2016.
Sejumlah tokoh Sumedang hadir dalam pembukaan Porsema. Bupati Sumedang, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sumedang, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, perwakilan dari Dinas Pendidikan Sumedang, sejumlah anggota dewan dan ketua partai terlihat hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua PCNU Sumedang H Sa’dulloh mengatakan bahwa di NU ada prinsip mempertahankan tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik. Kegiatan Porsema merupakan bentuk aplikasi dari prinsip tersebut. Porsema ini juga untuk menunjukkan bahwa orang NU tidak hanya pinter ngaji, tapi pinter juga berolahraga. Contoh lain nama kegiatan olah raga yang merupakan produk orang NU yaitu Liga Santri Nasional.
Dengan kegiatan Porsema ini H Sa’dulloh mengharapkan tali persatuan dan kesatuan antar sekolah, sesama guru, dan siswa semakin erat. Oleh karena itu laksanakan dengan sportif supaya kegiatan LP Ma’arif ini bisa dijadikan contoh oleh orang lain. Porsema ini juga sebagai bukti bahwa Nahdlatul Ulama siap bersama-sama untuk membangun Sumedang dengar menciptakan atlet dan seniman yang handal.
Sementara Bupati Kabupaten Sumedang Eka Setiawan yang membuka kegiatan Porsema ini sangat mengapresiasi kegiatan Porsema ini. Pemerintah Kabupaten Sumedang mendorong supaya kegiatan Porsema diselenggarakan setiap tahun.
Eka Setiawan juga mengharapkan kedepannya akan muncuk siswa LP Ma’arif yang menjadi atlet dan seniman yang mengharumkan Kabupaten Sumedang. (Ayi Abdul Kohar)