Tak ada Suket, Bapilu Jabar: Jika KTP-el tuntas

10 September 2017 12:18 WIB
 
Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto
Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto. Foto:ISTIMEWA

BANDUNG, SUMEDANGONLINE.COM: Terkait persoalan KTP-el, Badan Pengawas Pemilu (Bapilu) Jawa Barat memastikan tak ada surat keterangan (Suket) pada Pilkada Serentak 2018, mendatang.
Keterangan Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto itu setelah pihaknya mendapat jaminan dari Dinas Kependukan (Disduk) provinsi dan kabupaten/kota. “Mereka akan menuntaskan perekaman e-KTP bagi warga yang belum memiliki. Surat keterangan itu sepanjang KTP-el tuntas dilakukan oleh provinsi dan kabupaten/kota, tidak ada surat keterangan,” ujar Harminus, Minggu (10/9).
Disebutkan Harminus masyarakat pemilih harus diberikan ruang untuk memilih. Sehingga Dinas kependudukan di 27 kota/kabupaten dan provinsi harus dapat memastikan sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT), seluruh warga Jabar telah memiliki KTP-el.

[BACA JUGA: [RAKER KPU] Setya Widodo soal warga yang belum punya KTP-el. Oom usulkan Suket dari RW saja]

Sebut dia secara undang-undang memang warga harus memiliki KTP-el. Sehingga jika Suket terpaksa harus dikeluarkan, maka yang berhak menggunakan itu pemilik KTP konvensional yang belum mengantongi atau melakukan perekaman e-KTP. Fakta di lapangan, tak sedikit penduduk yang memiliki lebih dari satu KTP konvensional. ”Itu yang kami antisipasi. Melalui penunggalan NIK (nomor induk kependudukan) dalam e-KTP tentu dapat menekan potensi data kependudukan ganda itu,” jelasnya. ***

BACA JUGA  Al-Qur'an Obat Mujarab Manusia Yang Tersiksa Hati Nuraninya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.