Selain Kereta Cepat, Akses Kereta Api Menuju BIJB Disiapkan

9 November 2017 14:52 WIB
 
0

BANDUNG-Proyek kereta cepat yang semula hanya akan menghubungkan Jakarta – Bandung diperpanjang rutenya sampai Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Selain transpotasi massal modern yang disiapkan pemerintah pusat, infrastruktur lainnya juga tengah dimatangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, akses jalur kereta api reguler menuju Kertajati ini akan dimulai dari Rancaekek Kabupaten Bandung sampai Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Jalur ini merupakan reaktivasi jalur lama dengan panjang 12 kilometer.

“Rancaekek sampai Tajungsari ini panjangnya sampai 12 kilometer. Ini akan direaktivasi dulu. Kita peran di pemerintah provinsi sudah selesai setelah sebelumnya MoU sudah dilakukan antara Pemprov Jabar, Pemerintah Pusat dan PT KAI,” kata Dedi Taufik, di Bandung, Senin 6 November 2017 seperti dilansir dari laman resmi Pemprov Jabar.

Kemudian untuk menunjang Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), jalur kereta api reguler ini akan dihubungkan langsung ke Kecamatan Kertajati. Dalam feasibility study (FS) setelah Tanjungsari, jalur baru berbasis rel ini akan menuju Kadipaten dan dilanjutkan menuju Kertajati sebagai gerbang BIJB. Panjang rutenya mencapai 40 kilometer dengan menyusuri Tol Cisumdawu.

“‎Dalam perencanaan ini, track akan sejajar dengan jalan Tol Cisumdawu,” ucapnya.

Sementara jalur utara tepatnya di Arjawinangun, Cirebon, reaktivasi juga akan dilakukan menuju Kadipaten. Rute ini tinggal diaktifkan kembali karena sebelumnya juga sudah memiliki jalur kereta api.