Sejumlah SD terkena banjir butuh bantuan buku

25 September 2016 12:59 WIB
 
0
Penampakan udara lokasi longsor Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan.
Asep Herdiana/Sumedang Ekspres
Penampakan udara lokasi longsor Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan.

SUMEDANGONLINE: Kepala Sekolah Dasar Sukasirna 1, Diding Rosidi, berharap adanya bantuan buku dan meubeuler. Hal itu dikatakan Diding pasca banjir yang meredam sekolahnya hingga ketinggian hampir dua meter, sekolah yang berada di pinggir kali itu terendam banjir. Meski sempat dibersihkan pasca banjir bersama para orangtua, namun buku, dan meubeuler terlihat dalam kondisi rusak berat.
“Kerugian memang ada, tapi belum bisa dipastikan. Contoh perpustakaan hampir semua hancur, itu kan ratusan juta. Belum lagi di setiap kelas kan ada buku-buku pelajaran. Meubeuleur dan buku-buku juga habis karena ketinggian air hampir dua meter,” ungak kepala SD Sukasirna, Diding Rosidi.
Kejadian tersebut sudah dilaporkan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumedang, dan sebut Diding, pihak Dinas pendidikan akan segera mengganti buku-buku yang terendam banjir tersebut. “Karena tidak mungkin dapat digunakan lagi, meski buku-buku ini sudah di jemur,” terang dia.
Pihak SD Sukasirna 1 pun sempat meliburkan aktifitas sekolah satu hari, karena kondisi meubeuleur yang rusak.
Sementara itu data terhimpun akibat kejadian banjir beberapa waktu lalu SD Sukasirna 1 dan 2 terendam banjir hingga 2 meter , kemudian SD Karangmulya, Gedung PAUD Nusa Indah di Lingkungan Anjung, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Gedung PAUD Al-Munawaroh terendam 1 meter, Gedung Paud Nurhidayah Lingkungan Ragadiem, Kelurahan Kota Kulon terendam hingga atap.***