SALEH DANASASMITA

29 May 2010 12:10 WIB
 
0

Saleh Danasasmita (lahir di Sumedang, Jawa Barat, 7 Juni 1933 – meninggal di Bogor, 8 Agustus 1986 pada umur 53 tahun) adalah seorang ahli sejarah Sunda, sastrawan, redaktur.

Saleh Danasasmita lulus dari Jurusan Sejarah IKIP Bandung ekstensi Bogor, banyak belajar secara otodidak mengenai sejarah Sunda, termasuk belajar bahasa Kawi dan aksara Sunda. Dengan cara tersebut, beliau dapat membaca dan meneliti naskah-naskah, terutama naskah-naskah Sunda kuna secara serius.

Tahun 1957, bersama beberapa sastrawan Sunda lainnya, beliau mendirikan — dan kemudian menjadi salah satu redaktur — majalah Mangle. Dari tahun 1961 hingga 1963, beliau memimpin majalah Baranangsiang yang terbit di Bogor.

Tulisan-tulisannya dalam bahasa Sunda mengenai sejarah Sunda dimuat di Manglé, Baranangsiang, Hanjuang, dan Sipatahunan.

Selain membahas sejarah Sunda, Saleh sering juga menulis tentang kesenian Sunda dan kadang sajak, dangding, dan cerpen.

Saleh pernah mengajar di SMP, SMA, dan SPG, dan pernah juga memegang jabatan Kasi Tenaga Téknis Bidang Muskala Kanwil Dépdikbud Jawa Barat (19821986). Di Bogor, anjeunna kungsi jadi anggota DPRD Kodya Bogor (19641967).

Karyanya

Buku-bukunya yang telah terbit di antaranya Sewaka Darma, Sanghyang Siksa Kanda ng Karesian, Amanat Galunggung (1987), Babad Pajajaran (1977), Sejarah Jawa Barat (1984), dan Sejarah Bogor (1983). (sumber : wikipedia)