Rumit Pinjam Modal Ke Bank, Pedagang Kecil Terpaksa Pinjam Ke Rentenir

27 May 2011 20:15 WIB
 
0

Sulitnya persyaratan dan proses peminjaman modal ke bank atau intansi keuangan resmi lainnya, membuat pedagang kecil di daerah lebih memilih pinjam ke rentenir atau yang biasa disebut bank keliling.

Pedagang yang ditemui sumedangonline, mengaku lebih praktis dan cepat jika pinjam ke rentenir ketimbang ke bank resmi, kendati harus menanggung bunga yang tinggi dan beban membayar setoran tiap hari.

Da ayeuna nambut ka bank mah sesah, kudu aya itu, kudu aya ieu, jaba lami. Teras pan nambutna oge paling ageng sajuta, malih aya nu nambut mung saratus rebu, jadi we milarian nu prakatis, nambut ka bank kuriling“, ujar Usman warga Desa Sukaratu yang seharinya berdagang makanan anak kecil.

Usman, yang punya pengalaman pernah pinjam ke bank mengatakan, begitu rumitnya dan begitu lama.

Nya ayeuna kedah aya persyaratan sagala rupi, kedah aya tandatangan desa, ah pokona riweuh, mending pami nambutna ageung da ieu mah kanggo modal alit, paling nambut ukur lima ratus rebu“, paparnya Kamis (27/5) kemarin.

Menurut Usman, kendati memang praktis jika pinjem ke rentenir, namun ia juga merasa tersiksa dengan bunga dan beban yang tinggi.

syaratna mung fotokopi KTP, teras tiasa cair langsung, janteun tiasa ngabantos enggal-enggal, mung enya meni asa abot tiap dinteun ditagih, kadang artos teu kenging ari setoran kedah“, ungkapnya polos.