RUMAH SAKIT INDONESIA DI GAZA

1 July 2011 00:15 WIB
 
0

Pilkada Serentak 2018

MIMPI : Tampak team kontruksi dari MER-C sedang melakukan tahap pembangunan RSI, yang seperti sebuah mimpi. FOTO:ist/mer-c/release

Seperti mimpi jadi kenyataan itulah bait dari pers release yang diterima sumedangonline dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), setelah penandatanganan MoU tahun 2009 antara Presidium Mer-c dengan kementerian kesehatan Gaza. Pembangunan Rumah Sakit Indonesia pun dibangun.

“Awal mulai ide ini diluncurkan, banyak kalangan baik dari dalam negeri maupun dunia internasional bahkan pihak pemerintah Palestina pun meragukan terealisasinya rencana ini” ungkap Abdillah Onim Relawan MER-C yang sedang membangun Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza.

Gaza memang sudah porak poranda, hancur berkeping-keping seolah tidak ada kesempatan untuk menata kembali kehidupan akibat serangan mematikan Israel selama 22 hari ke Jalur Gaza. “Jangankan material untuk bangunan, bahan makanan pokok untuk sehari-hari saja sangat langka akibat blockade illegal Israel terhadap Gaza” lanjut pria yang menikahi warga Gaza 17 Februari 2011 lalu itu.

Namum Mer-c dan dukungan rakyat indonesia senantiasa mensupport perkembangan di Gaza, selain itu mereka pun bahu membahu memberikan dukungan secara moriil maupun materil, sehingga seperti sebuah mimpi pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza mulai terwujud.

“Pihak pemerintah RI, para relawan yang bekerja siang malam tak kenal lelah demi terlaksananya Rumah Sakit Indonesia (RSI), sebagai wujud cinta kasih rakyat Indonesia terhadap Rakyat Paletisna,” ungkap suami dari Rajaa Al-Hirthani.

Tidak terkcuali bagi para pekerja relawan yang mengerjakan langsung pembangunan RSI, seperti di alami Darusman, seorang relawan Mer-C asal Sumedang Jawa Barat.

“Saya sangat bersyukur bisa berada di Gaza, berpartisifasi langsung dalam pembangungan RSI, sebuah kesempatan yang langka yang tidak ALLAH berikan kepada setiap orang. Saya akan terus berusaha sekuat tenaga, mengerahkan seluruh kemampuan saya demi terlaksana dan lancarnya amanah ini.” Paparnya.

Hingga berita ini disusun pembangunan RSI sudah berjalan selama satu bulan dan telah mendekati angka 20%. Diperkirakan pembangunan tahap 1 RSI gaza akan lebih cepat dari rencana semula.

“Beberapa bulan setelah pembangunan struktur berjalan, Akan kembali dilakukan tender untuk tahap kedua yaitu untuk architecture, mekanikal dan elektrikal. Untuk pekerjaan tahap kedua ini masih diperlukan dana sekitar 15 miliar rupiah, dan insya ALLAH melihat kecintaan rakyat Indonesia kepada rakyat palestina, kami sangat optimis bahwa pembangunan RSI ini akan sesuai dengan target yang direncanakan. Mohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, dimanapun berada. Inilah persembahan anak bangsa untuk mengibarkan merah putih dan harumkan nama Indonesia dikancah international.”(rls/igun gunawan)