RSUD didukung oleh 729 Pegawai siap menjadi RSUD berkinerja baik se Jawa Barat 2013.

25 May 2010 16:25 WIB
 
RSUD Sumedang siap jadi RSUD berkinerja Baik di Jawa Barat 2013

Setelah peresmian Gedung Rawat Jalan RSUD Sumedang oleh Gubernur, kemampuan layanan Rumah Sakit Sumedang untuk meningkatkan pelayanan lebih optimal kepada masyarakat diharapkan semakin baik. Dari Data yang diperoleh sumedangonline.com dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang menyebutkan rencana pembangunan RSUD Sumedang tidak akan terhenti sampai pembangunan Gedung Rawat Jalan saja.  Saat ini selain sedang menyelesaikan mesjid yang tinggal 10% lagi, juga sedang direncanakan pengembangan untuk menambah tempat tidur dari 212 saat ini akan ditambah 125 tempat tidur baru hingga diharapkan pada akhir 2010 RSUD Sumedang memiliki 337 tempat tidur.

RSUD Sumedang saat ini merupakan Rumah Sakit Pemerintah Tipe B Non Pendidikan dengan jumlah tempat tidur Kelas I sebanyak  13%, Kelas II sebanyak 20% dan Kelas III 50% ditambah instalasi Paviliun Tandang VIP A sebanyak 7 tempat tidur, VIP B 10 tempat tidur dan VIP C 14 tempat tidur sehingga total tempat tidur di VIP sebanyak 31 tempat tidur atau 17% dari total tempat tidur yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Sumedang.

Rencana kedepan menurut Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Sumedang dr. Hilman Taufik, M.Kes  menyebutkan selama tahun 2010 direncanakan selain membangun Instalasi Rawat jalan senilai 17,1 Milyar, juga akan dibangun Tempat Penitipan Anak (TPA) senilai 200 juta rupiah dari APBD Kabupaten, Tempat Pedagang Kaki lima senilai 150juta juga dari APBD Kabupaten ditambah Pembangunan PONEK (Pelayanan Obstetri & Neonatal Komrehensip)ilai 1,7 Milyar dimana anggarannya Konstruksi senilai 1,1 Milyar dan Alat Kesehatan / Kedokteran senilai 600 juta rupiah yang keseluruhan anggaran dari APBN.

Sementara itu dalam rencana anggaran tahun 2010/2011 selain rencana pembangunan tersebut, juga akan dibangun Ruang Rawat Inap Kelas III senilai 4,2 milyar yang sumbernya dari APBN dan APBD Kabupaten.  Penambahan pasilitas CT SCAN dengan system KSO (Kerjasama Operasional) dengan pihak ketiga, penambahan mesin haemodialisa (Cuci Darah) dari 6 mesin menjadi 12 mesin dengan system KSO bersama PT Sinar Roda.  Selain itu juga Pembangunan Administrasi Perkantoran system KSO dengan pihak ketiga estimasi anggaran diperkirakan 3,7 Milyar.  Selain itu, Pembangunan Rawat Inap Ruang Anak dan Ruang Bedah 4 lantai dengan estimasi biaya 17 Milyar bersumber dari APBN dan APBD Propinsi.  Rencana lain kata Hilman adalah Ruang Inap kelas I senilai 1,3 Milyar dari PT. Askes dengan sistem pinjaman lunak.

BACA JUGA  Empat Mahasiswa FISIP Unpad Ikut Annual Youth Assembly di New York

Sementara berbicara dukungan sumber daya manusia, saat ini RSUD Sumedang didukung oleh 729 orang terdiri dari 23 orang Dokter Spesialis,  Dokter Umum 24 orang, Dokter Gigi 1 orang, Paramedis keperawatan sebanyak 312 orang, Paramedis non Keperawatan 58 Orang dan Tenaga Administrasi 182 orang ditambah tenaga kontrak sebanyak 149  orang.

Untuk peningkatan kemampuan layanan akan diselenggarakan Pelatihan Custumer Cervice bersama pihak ketiga dengan tujuan dapat ditingkatkannya pelayanan yang optimal.sebagaimana visi RSUD mewujudkan RSUD Sumedang yang berkinerja terbaik di Jawa Barat tahun 2013.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.