Reses PDIP, Ara Perjuangkan Aspirasi Buruh

18 March 2015 18:48 WIB
 
0
1050
Maruarar Sirait saat Reses di Jatinangor, Kabupaten Sumedang
Maruarar Sirait saat Reses di Jatinangor, Kabupaten Sumedang

JATINANGOR-Dihadapan ratusan buruh anggota DPR/MPR RI, Maruarar Sirait dalam reses di Kabupaten Sumedang, meyakinkan akan membela kaum buruh dan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi buruh ke pemerintah.

Hal itu dikatakan Maruarar, usai mendapat keluhan dari tiga organisasi buruh FKSN, Sobsi dan Peppsi. Kaum buruh menyebutkan hingga saat ini, masih ada hak-hak buruh yang belum diberikan perusahaan terhadap karyawannya.

Selain itu pula, kaum buruh yang selama ini dikontrak untuk dapat dijadikan karyawan tetap. Terutama mereka yang sudah bekerja diatas 3 tahun. Karena menurut perwakilan buruh, Dayat dari Organisasi Peppsi Sumedang, perusahaan tidak mengimplementasikan peraturan kontrak yang tertuang pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 pasal 59 ayat 1.

“Persoalan kontrak, kita melihat di Undang-undang Nomor 13/2003, pasal 59, tentang kerja kontrak. Pekerjaan yang sifatnya sementara, yang tidak terkait dengan itu batal demi hukum. Kami buruh sampai 11 tahun dikontrak terus. Bentuk implementasi di lapangan tidak sesuai,” ungkap Dayat saat reses Anggota DPR RI Maruarar Sirait di Hotel Jatinangor.

Maruarar Sirait saat berdialog dengan buruh saat Reses di Hotel Jatinangor, Kabupaten Sumedang
Maruarar Sirait saat berdialog dengan buruh saat Reses di Hotel Jatinangor, Kabupaten Sumedang

Menanggapi hal itu, Maruarar Sirait, mengaku siap menampung dan menyelesaikan aspirasi buruh tersebut. Meski demikian, untuk mendukung pengaduan tersebut, Maruarar meminta agar kaum buruh melengkapi dengan data dan bukti-bukti yang kuat. “Nanti ini, akan menjadi pekerjaan kami di DPR,” ungkapnya.

Meskipun sebut dia, dirinya berada di Komisi XI yang membidangi masalah keuangan dan perbankan, namun jika ada kaitan dengan permasalahan rakyat. Seluruh anggota DPR/MPR harus bersatu memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kita dalam menyelesaikan berbagai masalah itu harus focus. Sama seperti halnya ketika ada pengaduan masalah Jatigede, saya bawa masyarakat Jatigede untuk langsung berdialog dengan menteri keuangan,” jelasnya.

Agar focus pada pokok permasalahan tersebut, Maruarar berencana akan menggelar pertemuan tripartite antara pengusaha, buruh dan pihak pemerintah.***

Reporter : Igun Gunawan