Reses, DPRD Didorong Tuntaskan Masalah Sampah

18 December 2014 20:06 WIB
 
2
1479

Ilustrasi
Ilustrasi
JATINANGOR – Penyelesaian persoalan sampah dan percepatan pembangunan pusat pemerintahan (Puspem) Kec. Jatinangor menjadi usulan warga pada acara reses DPRD Kab. Sumedang Dapil I di aula kantor Kec. Jatinangor baru-baru ini.
Tokoh masyarakat Jatinangor, Dedeng Syaefulrohman berharap agar DPRD pun turut mendorong penyelesaian masalah sampah yang dianggap sampai sekarang belum ada solusi.
Ketua forum delegasi musrennbang (FDM) Jatinangor itu mengatakan, UPTB Lingkungan hidup (LH) Wilayah Jatinangor sebagai leading sektor persoalan sampah, seharusnya bersikap kooperatif selain memberdayakan masyarakat di pedesaan dalam pengelolaannya.
Ia menyebutkan manajemen atau pengelolaan sampah di Jatinangor dinilai tak benar.
Dikatakan, berikanlah otonomi desa dan duduk bersama dalam mengatasi masalah sampah. Dan, kata dia, BLH harus memberikan pembinaan.
“Tolong, dewan mendesak Pemkab Sumedang melalui BLH agar serius dalam menangani masalah sampah di kawasan pendidikan Jatinangor,” kata Dedeng.
Dedeng berharap agar sebanyak delapan orang dewan dari Dapil I, turut mendorong wacana pembangunan pusat pemerintahan (Puspem) Kec. Jatinangor.
“Memiliki Puspem, merupakan impian warga Jatinangor sejak lama. Warga hanya berkeinginan memiliki tempat layanan umum yang representatif,” kata Dedeng.
Jika itu terwujud, kata dia, dianggap cocok jika Jatinangor disebut sebagai kawasan strategis atau wilayah pendidikan.
Reporter: Alan Dahlan – Forkowas

2 COMMENTS