Raib, Aspal dari P2IP Desa Cisurat

8 December 2011 22:21 WIB
 
2

 

WADO – 6 dari 20 drum aspal yang akan dipergunakan untuk perbaikan jalan menuju Dusun Cikihiang, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, melalui Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (P2IP), sepanjang 650 meter, raib digondol maling.

Sumber SumedangOnline.com menyebutkan 6 drum aspal tersebut hilang pada Senin (5/12) malam lalu. Sebelumnya panitia menjemput aspal pada Minggu (4/12), kemudian diturunkan ditiga titik, dengan rincian pada titik pertama dan kedua disimpan 6 drum aspal, dan dititik terakhir 8 drum aspal.

 

“Saya sebenarnya sudah menyatakan tidak sanggup untuk menjaga drum-drum itu, apalagi disimpan di tengah leuweung menuju Dusun Cikihiang. Saya, Ibu Kuwu, dan Ketua P2IP Desa Cisurat justru menyarankan untuk disimpan di Balai Desa saja, hanya saja Pak Kusnadi, saat itu menyatakan sanggup dan akan bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi,” papar Karyadi, Kepala Dusun Cikihiang, saat ditemui SumedangOnline di kediamannya, Kamis (8/12).

 

Ironisnya Kepala Dusun Cikihiang tidak mengetahui akan kedatangan aspal-aspal itu, diakui, dirinya baru mengetahui adanya aspal pada Senin lalu.”Saat itu Kusnadi bilang, bagaimana kalau menyimpan aspal itu di sini (di lokasi, red.), dan menyimpan dalam 3 titik, tapi saya nyatakan tidak sanggup,” lanjutnya.

 

Kepala Dusun Cikihiang menyatakan dirinya hanya berkonsentrasi dalam penggalangan swadaya masyarakat, sedikitnya sampai hari ketiga pengaspalan sudah hampir 300 orang yang membantu percepatan jalan yang dianggarkan melalui Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp 120 juta.

PROMO CONTENT
loading...

2 COMMENTS

  1. sumedang mah teu maen,,lur ahh,,
    manya bupati na,,orang JAWA,,,
    emang urang sumedang teu bisa mimipin kumaha baraya

  2. woy,,teu arera urang,,
    sumedang mannya pamimpin na orang luar daerah,,
    emang orang sumedang kamarana baraya