Prihatin narkoba merajalela. Dony: Pengedar harus dihukum mati

20 September 2017 17:51 WIB
 
1
Anggota DPR/MPRI RI Dony Ahmad Munir
Pitriyani
Anggota DPR/MPRI RI Dony Ahmad Munir

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

SUMEDANGONLINE.COM, SUMEDANG – Anggota DPR/MPRI RI Dony Ahmad Munir mengaku prihatin dengan maraknya peredaran Narkoba akhir-akhir ini, termasuk di Sumedang, Jawa Barat. Bakal calon bupati Sumedang itu pun memandang jika kondisi Indonesia, sudah darurat Narkoba.

”Tentu saja ini sudah masuk dalam kategori darurat Narkoba. Untuk itu menjadi tanggung jawab bersama, pemerintah, aparat dan masyarakat untuk bersama sama menghadapi, memberantas peredaran Narkoba ini. Dimulai dari diri sendiri melakukan pencegahan, melakukan penyadaran tentang bahaya narkoba. Kemudian aparat melakukan tugas dengan baik dengan tegas untuk memberantas narkoba,” kata Dony Ahmad Munir di sela sela pawai menyambut Tahun Baru 1439 Hijriyah di Masjid Agung Sumedang, Sabtu (20/9/2017).

Menurut Dony, sudah tidak ada ampun lagi para pengedar Narkoba. Karena mereka sudah merugikan bangsa Indonesia. ”Untuk itu lah saya berharap seluruh elemen kompenen bangsa ini, untuk sama sama menyelamatkan generasi bangsa ini dari bahaya Narkoba,” tandasnya.

Disinggung hukuman apa yang pantas bagi para pengedar Narkoba. Secara tegas Dony menyebutkan hukuman mati. ”Hukuman mati, karena dampak dari Narkoba telah banyak membahayakan masyarakat bahkan bangsa dan Negara. Hukum itu saya kira sepadan, hukuman mati bagi para pengedar narkoba itu,” tandasnya. *** fitri

1 COMMENT