#PRAYACEH Sejumlah gempa kecil masih terjadi, warga tidur di luar

8 December 2016 23:28 WIB
 
0
Masyarakat Pidie Jaya, terpaksa tidur diluar menghindari gempa susulan yang sering terjadi.
Pitriyani
Masyarakat Pidie Jaya, terpaksa tidur diluar menghindari gempa susulan yang sering terjadi.

SUMEDANGONLINE, ACEH — Sejumlah gempa susulan di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh hingga pukul 23.00 WIB malam ini, Kamis (8/12/2016) masih sering terjadi.
“Barusan ada gempa lagi, hanya sekarang memang kecil (magnitudonya),” kata Dedi Turjana dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jawa Barat saat dikonfirmasi SumedangOnline, malam ini (8/12/2016).
Akibat kejadian itu lanjut dia, banyak diantara warga yang memilih tidur di luar rumah untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi. “Sampai saya datang barusan dari Bandung masih ada gempa susulan walau kecil tapi kerasa dan masyarakat tidur di luar. Mereka tidak berani di dalam rumah atau bangunan gedung,” imbuhnya.
Lanjut dia, rencananya besok Tagana akan membangun sejumlah tenda pengungsian dan memberikan layanan dukungan Psikososial untuk anak-anak korban. “Rencana kegiatan besok ada layanan sukungan Psikososial untuk anak-anak,dan pendataan serta pendirian tenda-tenda untuk para pengungsi dan pembukaan dapur Umum TAGANA Aceh,” ungkap pria yang ditugaskan Kementerian Sosial/Direktorat PSKBA itu.
Informasi diperoleh dampak gempa Pidie Jaya hingga pukul 11.00 WIB siang tadi menyebutkan ada 102 tewas, 1 orang hilang, 136 luka berat, 616 luka ringan, 3.267 mengungsi. Gempa terjadi pada pukul 05.03 WIB, Rabu (7/12) berpusat di darat pada koordinat 5.19o LU dan 96,38o BT dengan magnitude 6,5 SR pada kedalaman 10.Km. (fit)