Polres Sumedang Jamin Pemudik Lancar

17 July 2013 10:20 WIB
 
11

Rapat Koordinasi Lintas SektoralKOTA-Para pemudik dijamin, jika melintas jalur Sumedang tidak lebih dari 5 jam. Hal itu dikatakan Kapolres Sumedang AKBP Eka Satria Bhakti S.I.K., saat melakukan Koordinnasi lintas sektoral di Aula Cadas Pangeran, Makopolres Sumedang, Selasa (16/7).
“Pokonya saat arus mudik nanti, pemudik yang melintas wilayah Sumedang tidak lebih dari 5 jam perjalanan dalam operasi pengamanan mudik ketupat lodaya,” ungakap Eka.
Untuk memenuhi target dan kelancaran arus mudik, ada beberapa upaya yang dilakukan diantaranya menyiagakan 786 personil di beberapa titik yang menjadi pos pemantauan dan pengamanan, jumlah tersebut belum termasuk personil bantuan dari Kodim 0610 dan batalion infantry 301 Prabu Kian Santang (PKS) yang rencananya juga akan diturunkan untuk membantu aparat kepolisian.
“Kami siagakan 786 personil, dan 65 diantaranya perwira pun kami turunkan, dan kami mohon bantuanya dari Kodim 0610 dan Batalyon 301 PKS untuk menurunkan personilnya, “ lanjutnya.
Sebelumnya, pada mudik lebaran Tahun 2012 diberlakukan CB one way. Untuk arus mudik dan balik tahun ini, kata Eka, polres Sumedang akan memberlakukan sistem contra flow (melawan arus) sejak jalur Cileunyi hingga Parakanmuncang sepanjang 7 KM.
Upaya itu, kata Eka, akan dikordinasikan terlebih dahulu dengan wilayah yang berbatasan termasuk dengan kepolisian resort Bandung. Itu karena, membutuhkan keterlibatan anggota polisi yang banyak.
”Dibeberapa titik khusus seperti belokan dan tempat penyebrangan orang, kita tempatkan anggota. Dan, di jalur alternatif Cijelag dan Parakanmuncang, diprediksi arus akan padat menjelang akhir bulan puasa. Kami berharap, pengerjaan perbaikan jalan di jalur itu bisa segera tuntas pada H-10 lebaran,” lanjutnya.
Lanjut, pihaknya segera akan memasang rambu-rambu lalulintas termasuk larangan kendaraan besar melintasi jalur tertentu dengan harapan tidak terjadi antrian kendaraan yang panjang.
“Target kami, berusaha untuk membuat nyaman sejumlah pengguna kendaraan pada saat melintas dijalur sumedang. Karena, jalur ini sebagai poros tengah penghubung beberapa daerah lainnya seperti pantura,” tambah Eka.
Ditanya penyebab kemacetan, menurut Eka, hal itu diduga selain tingginya volume kendaraan, juga akibat rusaknya sebagian jalan di jalur Sumedang.
“Lihat saja, banyak kendaraan yang memperlambat laju kendaraannya karena berusaha menghindari jalan berlubang. Kondisi itu, selalu berujung terjadinya antrian kendaraan yang panjang,” pungkasnya. (asp)

PROMO CONTENT
loading...

11 COMMENTS

  1. berarti anu di maksud sumedang -cileunyi 5 jam,,,terehan ka jakarta ari kitu mah mungsaukur 2 jam ti cileunyi-jakarta…sdh tdk nyaman anu pasti na mah cileunyi-sumedang teh lah…kd ngieun gantole.

  2. anu jelas polisi lalulintas geus teu bisa mengatasi kemacetan di sekitar tanjung sari….kamarana lamun keur macet teu katempo anu keur tugas..kadang aya kadang eweuh kudu na mah stanby atur lalin tanjung sari teh..rek poe lebaran rek moal..geus puguh mah macet unggal poe ge.