Piala Presiden kembali dihelat, Ara kembali jadi SC

6 December 2017 23:59 WIB
 
1

JAKARTA – Piala Presiden 2018 akan kembali dihelat sebelum kompetisi reguler Liga 1 2018 bergulir. Adanya kompetisi tersebut sebagai ajang persiapan dan pemananasan sebelum kompetisi tertinggi di Indonesia digelar.
PSSI kembali menunjuk Maruarar Sirait sebagai Ketua Steering Committee (SC) untuk perhelatan Piala Presiden. Sukses menyelenggarakan Piala Presiden 2017, pria yang kerap disapa Ara tersebut menginginkan adanya kemasan berbeda pada Piala Presiden 2018. Salahsatunya dia mengusulkan adanya kenaikan hadiah. Tahun lalu juara Piala Presiden menerima uang tunai Rp3 miliar, runner-up Rp2 miliar, dan peringkat ketiga Rp1 miliar.
Meski demikian, Ara belum mengetahui apakah usulan tersebut akan terakomodir atau tidak. “Jadi kalau saya mengusulkan ada peningkatan hadiah. Wajar dari tahun ke tahun naik. Kualitas juga akan meningkat,” kata Ara saat jumpa pers di kantor Makostrad, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).
Dia juga menyebutkan kalau pihaknya tetap bakal menerapkan keterbukaan di ajang tersebut. Itu sesuai dengan amanat presiden. “Pegangan saya harus transparan maka akan diaudit Price Water House Cooper (PwC),” sambungnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Edi Rahmayadi belum bisa memastikan kapan kick-off Piala Presiden akan digelar. Pihaknya kata Edi masih akan melaporkan hal itu ke Presiden Joko Widodo. “Untuk kepastian waktunya kami menghadap dulu ke Presiden dan mencocokan jadwal beliau yang jelas tidak lewat pertengahan Februari,” ungkap dia.
Dia memastikan jika seluruh klub Liga 1 yang berjumlah 18 tim, akan turut ambil bagian dalam perhelatan bergengsi tersebut. ***

1 COMMENT