Pesan Menpora Kepada Atlet Difabel: Dibalik Keterbatasan Kalian Istimewa

23 October 2016 22:43 WIB
 
0
Menpora Imam Nahrawi saat menyaksikan dan mengalungkan medali pada pertandingan cabang sepakbola antara tuan rumah Jawa Barat melawan Kalimantan Selatan di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2016 di Lapangan Progresif, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/10).
Humas Kemenegpora RI
Menpora Imam Nahrawi saat menyaksikan dan mengalungkan medali pada pertandingan cabang sepakbola antara tuan rumah Jawa Barat melawan Kalimantan Selatan di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2016 di Lapangan Progresif, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/10).

SUMEDANGONLINE – BANDUNG: Semangat terhadap para atlet difabel diberikan Menpora Imam Nahrawi saat menyaksikan dan mengalungkan medali pada pertandingan cabang sepakbola antara tuan rumah Jawa Barat melawan Kalimantan Selatan di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2016 di Lapangan Progresif, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/10). Kepada para atlet Menpora mengatakan disaat kita memiliki keterbatasan pasti ada keistimewaan yang tersimpan dalam diri kita.
Saat menyaksikan pertandingan Menpora didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua NPC Indonesia Semi Marbun, Plt. Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, dan Asdep Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti. Partai final sendiri akhirnya dimenangkan oleh Tim Kalimantan Selatan mengalahkan tuan rumah Tim Jawa Barat dengan skor 4-2. Sedangan untuk posisi ketiga diduduki oleh Tim Jawa Tengah bersama Tim Jawa Timur.
“Saya ingin semua wartawan yang hadir disini untuk menyebarluaskan kepada seluruh masyarakat kita ditanah air mengenai ajang Peparnas ini, dengan apapun keadaannya, dengan keterbatasan yang mereka miliki, mereka mampu menunjukkan keistimewaan yang mereka miliki, mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bidang olahraga dan menjadi juara,” ujar Imam.
“Saya mengharapkan kepada PB Peparnas terutama kepada NPC Indonesia sudah bisa memilih bibit unggul yang muncul pada Peparnas ini, sehingga bisa mempersiapkan atlet-atlet Indonesia menghadapi Asean Paragames 2017 di Malaysia dan Asian Paragames 2018 di Jakarta, ” lanjutnya.
Dalam kesempatan ini Menpora Imam Nahrawi juga menyampaikan bahwa pada saat ini paralimpian sudah mendapatkan perlakukan dan fasilitas yang sama dengan olimpian. “Contoh halnya dalam pemberian bonus yang beberapa tahun lalu berbeda yaitu lebih sedikit, mulai tahun ini paralimpian ataupun atlet difabel pada ajang olahraga lainnya mendapatkan bonus yang sama dengan olimpian, ” ujar Imam.
“Saya berharap pada Asean Paragames 2017 dan Asian Paragames 2018, atlet difabel kita dapat menunjukkan prestasinya dan mempersembahkan prestasi terbaiknya bagi bangsa dan negara kita, ” tutupnya. (dre)