Perhutani, dorong pemberdayaan masyarakat Jatigede

31 January 2016 19:15 WIB
 
0
loading...

JATIGEDE- Adm KPH Perhutani Sumedang, Agus Mashudi terus melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait akan dijadikan tempat objek wisata Jatigede. Bahkan pihak Perhutani Sumedang merangkul masyarakat setempat untuk mempersiapkan agar di kawasan tempat wisata waduk Jatigede juga menjadi asset masyarakat.
“Kami menyadari alam itu, aset terbuka, jadi terbuka bagi masyarakat dan kami juga bemitra dengan masyarakat setempat agar tidak hanya menjadi penonton saat kawasan wisata Jatigede sudah banyak dikunjungi wisatawan,” ujar Agus.
Pihak Perhutani Sumedang, kata Agus selalu berupaya terus bagaimana mempersiapaan untuk tempat wisata Jatigede agar masyarakat ikut berperan. Pasalnya, banyak potensi objek wisata yang harus dikembangkan.
“Untuk pengelolaan tempat wisata di Jatigede ada keterlibatan dengan rekkanan warga setempat, yakni dari LPM Paku Alam, LMDH Paku Alam,” katanya.
Agus mengungkapkan, potensi tempat wisata yang ada di wilayah Jatigede pengunjung bisa melihat diantaranya, View Genangan dari Puncak Damar Jatigede, Situs Puncak Damar, Bedil Sapotong.
“Kedepannya kita bisa menyediakan penambahan tempat star dan finish dari wahana outbond, offroad motor, sepeda, bahkan untuk kulinernya tidak menutup kkemungkinan akan ada juga,” ungkapnya.
Agus mempunyai rencana tempat wiasata yang ada di Jatigede dengan istilah konsepnya Preemium, artinya orang nya sedikit tapi banyak menghasilkan uangnya. Namun, persoalan kebersihan pun tetap bisa terjaga.
“Jadi tempat wisata ini Kita ciptakan tempat wisata premium, dan tetap ramah lingkungan,” ungkapnya.