Penjabat Bupati Sumedang Hadiri Pelepasan Ketua DPRD

1 March 2018 03:32 WIB
 
0

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

SUMEDANG – Penjabat bupati Sumedang Sumarwan Hadisoemarto menghadiri pelepasan Ketua DPRD kabupaten Sumedang, Irwansyah Putra di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Rabu (28/2/2018).

Dalam sambutannya, Sumarwan berharap kehadirannya dapat diterima dan dapat menjalin kerjasama dengan legislatif meskipun dirinya hanya akan bertugas hingga 23 Juni 2018. Sumarwan juga menekankan agar sinergitas antara eksekutif dan legislatif terus dijaga dan dengan baik dalam memajukan kabupaten Sumedang.

“Saya mengharapkan sinergitas antara Pemerintah kabupaten Sumedang dengan DPRD kabupaten Sumedang dapat terus terjalin dengan baik, formal maupun informal. Didasari saling pengertian dan kebersamaan dalam memajukan kabupaten Sumedang,” ujar penjabat Bupati Sumedang itu.

Pada kesempatan itu pun penjabat yang baru beberapa Minggu bertugas di Sumedang itu menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan ketua DPRD Sumedang Irwansyah Putra dan Sekretaris Daerah Zaenal Alimin, selama menjalankan tugas.

“Kepada saudara Irwansyahputra, mudah-mudahan niat dan Dedikasi yang telah diberikan selama saudara menjalankan tugas sebagai ketua DPRD kabupaten Sumedang mendapat pahala dan balasan yang setimpal dari Allah SWT. Karena bagaimanapun saudara telah banyak memberikan andil terhadap kemajuan pembangunan di kabupaten Sumedang. Kemudian kepada Drs ZaenalAalimin kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya karena dengan penuh kesabaran saudara mampu membina aparat PNS untuk tetap bersatu sama sama membangun kemajuan di kabupaten Sumedang,” ungkapnya

Pada kesempatan itu Irwansyah pun berpesan agar DPRD sebagai lembaga legislatif senantiasa menjaga kekompakan dengan pemerintah kabupaten Sumedang. “Saya berpesan agar lembaga legislative tetap kompak dengan eksekutif termasuk dengan yudikatif. Silaturahmi dan stabilitas tetap dijaga agar kita dapat melaksanakan pembangunan sumedang bersama-sama,” ujarnya.

”Saya yakin, tak ada permasalahan yang tak bisa diselesaikan jika kita tetap bersama-sama. Namun sebaliknya masalah yang sekecil apapun tak akan tuntas jika diselesaikan secara sendiri sendiri. Kami terapkan bukan kebijakan perorangan dan warna, namun semua sepakat mengatasnamakan DPRD. Kendati ada gejolak dalam prosesnya saya anggap itu dinamika,” tandasnya mendambahkan. ***