PEMKAB SUMEDANG HARUS PUNYA KEBIJAKAN DRINASE ATASI BANJIR

17 March 2012 13:36 WIB
 
Ilustrasi. Sumber:lembur-cikeruh.co.cc
Ilustrasi. Sumber:lembur-cikeruh.co.cc
Ilustrasi. Sumber:lembur-cikeruh.co.cc

Setiap musim penghujan kita selalu disuguhkan terjadinya genangan di sekitar depan jalan Kahatex, bahkan akhir – akhir ini sering mendapat liputan media elektronik maupun tulisan. Padahal yang tidak terliput pun sesungguhnya lebih dari itu yaitu terdapat beberapa titik dibeberapa desa di wilayah kecamatan Jatinangor dan Cimanggung, di mana kalau sudah memasuki musim penghujan pasti mengalami genangan atau dalam bahasa keseharian masyarakat adalah banjir.

Dengan keadaan seperti itu sesungguhnya menjadi pesan yang kuat dan mengingatkan kepada Pemerintah Kab. Sumedang bahwa Pemkab harus memiliki kebijakan (policy) yang sistematis, komprehensif dan jelas mengenai drainase untuk mengatasi terjadinya genangan yang selalu terjadi. Apalagi pengembangan dan pembangunan di wilayah tersebut cenderung pesat dan tidak terkendali. Apabila hal ini tidak cepat mendapat perhatian maka permasalahan akan lebih komplek dan sulit untuk diatasi dan memerlukan cost yang besar seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan bangunan di sekitar wilayah tersebut.

Tentunya untuk mengatasi permasalahan tersebut Pemerintah Kab. Sumedang perlu koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat. Hal itu terutama dikarenakan pembuatan drainase akan memerlukan biaya besar, serta kajian teknis yang lebih komprehensif dan mendalam. Pemerintah pusat sendiri saya yakin akan meresponnya, terlebih kawasan Jatinangor dan Cimanggung sangat strategis karena merupakan kawasan pendidikan, apalagi untuk tahun-tahun yang akan datang masalah sanitasi, dimana drainase bagian di dalamnya akan mendapat perhatian yang lebih besar, terutama dengan akan dikeluarkannya intruksi presiden masalah sanitasi. Itu artinya Presiden membuat disposisi dan atau merekomendasikan masalah sanitasi harus mendapat perhatian yang kuat.

Yang terpenting sekarang bagi Pemerintah Kab. Sumedang adalah adanya keinginan dan kesungguhan untuk bersama-sama dengan berbagai stakeholders, terutama masyarakat dan berbagai perusahaan yang terdapat di wilayah tersebut untuk mengatasi semua itu. Apatah lagi Jatinangor sebagai pusat pendidikan dan bersama-sama dengan Cimanggung yang letaknya berdekatan dengan pusat Bandung sudah semestinya mendapat perhatian yang lebih. Pertanyaannya adakah kemauan tersebut?

BACA JUGA  Pertaruhkan Nyawa Demi Kebut Infrastruktur

Oleh : Wawan sugiarto
Pemerhati Kebijakan Publik di Daerah/Ketua MPP DPD PAN Kab. Sumedang

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.