Peluang Pendapatan Pemda, Retribusi Pajak Dilimpahkan ke Daerah

22 May 2013 11:32 WIB
 
0
Kabid Pendapatan Asli Daerah pada DPPKAD Asep Rahmat Hidayat, Sip,.Msi
Kabid Pendapatan Asli Daerah pada DPPKAD Asep Rahmat Hidayat, Sip,.Msi

KOTA – Kabid Pendapatan Asli Daerah Pada Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Sumedang Asep Rahmat Hidayat, Sip,.Msi., menyebutkan saat ini pemerintah kabupaten diberikan kesempatan untuk menarik pajak dan retribusi daerah yang semula ditarik oleh pusat.

“Bea perolehan hak atas tanah ini adalah merupakan pajak yang awalnya merupakan sebagai tindak lanjut dari amanat UU 28/2009, tentang pajak dan retribusi daerah dimana pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk memungut sebelas jenis pajak. Yang awalnya, berdasarkan UU 34/2000 itu hanya tujuh pajak. Diantaranya, pajak hotel, restorant, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam dan bebatuan, parkir, air tanah, sarang bulung wallet, bumi dan bangunan, dan Pajak Bea Perolehan atas tanah dan bangunan,” kata Asep di ruang kerjanya.

Sebut dia, dalam Undang undang Nomor 28, terdapat 11 jenis pajak dan 30 retribusi yang terbagi menjadi tiga baigian, yakni retribusi jasa usaha, umum dan perizinan tertentu.

“Tentusaja pemerintah daerah dituntut juga untuk membuat legal aspek, dalam hal ini regulasi. Dan Alhamdulillah kita, dengan terbitnya UU 28 itu, pemerintah dalam hal ini eksekutif dan legislative sudah menerbitkan perda nomor 8/2010, itu sebagai payung hokum di dalam pemungutan 11 pajak tersebut,” imbuhnya.

PROMO CONTENT
loading...