OTD Ultimatum Proyek Jatigede Ditutup

16 February 2013 12:31 WIB
 
1

KOTA – Forum OTD (Orang Terkena Dampak) Jatigede Bersatu, akhirnya mengultimatum pemerintah, akan menutup proyek pembangunan Jatigede, pada Selasa (19/02), mendatang. Jika tetap tak ada titik temu penyelesaian dampak sosial Jatigede.

Proyek Pembangunan Jatigede ini, terancam ditutup OTD.
Proyek Pembangunan Jatigede ini, terancam ditutup OTD.

Hal itu dikatakan Ketua Forum OTD Jatigede Bersatu, Jaya Albanik. Ultimatum itu disampaikan Albanik dihadapan Ketua DPRD Sumedang, Yaya Widarya, dan Wakil Ketua DPRD Sumedang Edi Askhari.

“Jika tidak ada keputusan yang jelas, Selasa (20/02) kami akan melumpuhkan semua aktivitas pembangunan waduk Jatigede,” kata Albanik, menandaskan, kepada Sumeks usai aksi unjukrasa, Jumat (15/02).

Sebut dia, ada beberapa tuntutan yang dilayangkan masyarakat OTD, salahsatu diantaranya tanah yang sudah di PH (peralihan hak, red.) segera dapat dicairkan pembayarannya dan tidak dipilah-pilah. OTD pun, sebut Albanik, akan menolak adanya pengukuran ulang, serta bidang tanah yang belum di PH harus segera di PH.

“Kami sebetulnya sudah bosan untuk megutarakan tuntutan kami, namun karena permasalahan belum selesai maka kami harus tetap memperjuangkan hak-hak kami. Namun jika tuntutan kami tidak digubris maka seluruh kepala desa diwilayah OTD termasuk OTD-nya sepakat untuk menutup aktivitas Jatigede,” lanjut Albanik.

Sementara itu Ketua DPRD Sumedang, Yaya Widarya, menuturkan untuk menindaklanjuti permasahalan ini, pihaknya telah membuat Pansus (Panitia Khusus, red.) untuk menyelesaikan seluruh permasalahan yang timbul dan belum terselesaikan pada waktu bersamaan pula dibacakan di depan pewakilan OTD dari 32 desa.

PROMO CONTENT
loading...

1 COMMENT

  1. pemerintah korup, rakyat pun ikut korup. rumah hantu dan segala bentuk rekayasa yang jelas-jelas salah malah akan mendapat pembenaran dengan cara pembayaran ganti rugi lahan. semakin banyak rakyat di negeri ini yang akan berpikir bahwa kecurangan berbuah untung, bukannya sanksi. hidup negeri korup……!!!