Musim Hujan Waspadai DBD

26 November 2012 23:43 WIB
 
7
812
Kepala Puskesmas (Kapus) Darmaraja, Acid Sobana SKm MSi.

DARMARAJA – Kepala Puskesmas (Kapus) Darmaraja, Acid Sobana SKm MSi, mengingatkan warga Darmaraja, untuk waspada terhadap penyakit yang biasa timbul di musim penghujan, salahsatunya diare dan demam berdarah dengue (DBD).

“Yang kemungkinan banyak timbul dan harus diwaspadai pada musim penghujan. Adalah penyakit diare, dan DBD, masyarakat perlu waspada terhadap dua penyakit ini,” kata Kapus Darmaraja, Acid Sobana SKm, dalam sebuah acara di Kecamatan Darmaraja, Sabtu (24/11).

Ditanya apakah sudah ada warga di Kecamatan Darmaraja yang terjangkit dua penyakit tersebut. Dikatakan Acid, berdasar data di Puskesmas Darmaraja, ia menyebutkan sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan dan keluhan adanya masyarakat yang terkena DBD. “Sampai sejauh ini belum ada,” terangnya.

Meski demikian ia tetap mengingatkan agar warga Darmaraja dapat waspada, selain dua penyakit itu, juga terhadap beberapa penyakit lain yang dimungkinkan dapat timbul. Salahsatunya pencegahan yang paling efektif dan dapat dilakukan semua masyarakat menurut Acid adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

“PHBS yang dikampanyekan pemerintah itu semata-mata untuk mencegah masyarakat agar tak terjangkit penyakit, dan itu dapat diterapkan mulai dari lingkup rumah tanggah hingga masyarakat. Salahsatunya kan, selalu menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih memakai sabun, menggunakan jambn sehat, memberantas jentik nyamuk, dan lain-lain,” ungkapnya.(*)

7 COMMENTS

  1. pak kapus tolong pelayanan puskesmas darmaraja di tingkatkan dan profesional masa anak sy terkena sariyawan harus di rujuk ke RS umum sumedang, malah petugasnya menawarkan jasa ambulance , dgn alesan tdk ada stok cairan infus…krn 3 hour anak sy tdk bs makan terkena sariawan..akhirnya anak sy urungkan ke RSUS, dan skr sdh sembuh di rawat sendiri di rumah…buat apa ada puskesmas klo semua pasien yg seharusnya bisa di atasi di puskesmas selalu di oper ke RSUS? Ada apa dgn dokternya, ada apa dgn peralatan medisnya? Ini setitik keluhan dari sy masih banyak keluhan warga lainya…alamat sy di cikiray rt 1 rw 8 terimaksaih.

  2. K lala’ kronologisna budak simkuring anu nembe sataun satengah katarajang gering panas di bw berobat ke rumah dokter helma di agnosa panas krn Mau tumbuh gigi, setelah tiga hour sembuh panasnya, tp dtng penyakit sariayawan sampai berobat ulang ke dokter helma, tp 3 hari tdk kunjung sembuh dan tdk bs makan di rujuk hrs ke puskesmas, eh di puskesmas teaya jarum impus nya atuh pamajikan neangan ka apotik heula…giliran ay di tijoskeun ka lengeun budak 2x gagal trs. Ujung”na kd di bw ka sumedang dgn alasan cairan infus kurang lengap…hadoh akhirna budak di bw balik ka imah ku indungna…neangan jampe pamake supaya budak bisa dahar jeung nginum teu nyeri ngabaheum. Alhamdulilah cageur tah.. Nepi ka ayena, teu kd ka sumedang.

  3. Bisa jadi itu disebabkan karena banyaknya prostitusi, sebab kehidupan yang keluar dari adab menjadi azab. Virus yang berbahaya satu bukti nyata HIV AIDS, complain suami- istri melahirkan anak masih manusia, tapi jinah melahirkan aib plus minus virus dan binatang, tarik ulur habitat kompilasi simbiosis = pembiakan ruang muai.