Mobilisasi ASN, Bawaslu Jabar Desak KASN Pecat ASN yang Tak Netral

20 January 2018 02:37 WIB
 
0

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

BANDUNG – Jangan coba coba untuk memobilisiasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendukung salahsatu kandidat pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018. Pasalnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat telah mewarning akan bertindak tegas terhadap ASN. Bahkan telah meminta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk memecat ASN yang terbukti tidak netral yang tugasnya memobiliasi ASN.

Sejak kapan ASN harus bersikap Netral, Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto menyebutkan sejak sebelum pasangan calon ditetapkan ASN sudah dilarang untuk berpolitik dan diwajibkan untuk tetap netral. “Hal ini sudah ditegaskan di dalam Undang-Undang, Peraturan Pemerintah sampai ke Surat
Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” kata Harminus.

Terkait sanksi yang akan diterapkan, KASN sebut Harminus akan menerapkan hukuman yang jauh lebih berat jika ASN terbukti tidak netral. Jika hukuman ringan  hanya sebatas teguran lisan dan tulisan. Namun untuk kasus mobilisasi ASN, hukumannya terbilang berat yakni penundaan pangkat, gaji, kenaikan gaji, penurunan pangkat hingga pencopotan dari struktur jabatannya. Bahkan tidak menutup kemungkinan hingga hukuman tertinggi, pemecatan secara tidak hormat. ***