Menpora Sambut Timnas dengan Pengalungan Bunga dan Pastikan Bonus Ada

19 December 2016 01:08 WIB
 
0
Menpora Imam Nahrawi saat menyambut kedatangan para punggawa Timnas Indonesia yang baru menjalani laga final Piala AFF 2016, di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (18/12) malam.
Humas Menpora
Menpora Imam Nahrawi saat menyambut kedatangan para punggawa Timnas Indonesia yang baru menjalani laga final Piala AFF 2016, di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (18/12) malam.

Pilkada Serentak 2018

SUMEDANGONLINE, JAKARTA — Kedatangan para punggawa Timnas Indonesia di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (18/12) pukul 18.30 malam langsung disambut hangat oleh Menpora Imam Nahrawi. Mulai dari Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Pelatih Alfred Riedl hingga para pemain masing-masing mendapat kalungan bunga dari Menpora sebagai bentuk sambutan terima kasih dan selamat datang kembali di Indonesia.

Menpora terlihat memberikan semangat kepada pemain. Terlihat juga Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dalam rombongan bersama timnas. “Selamat datang di tanah air. Kami sangat berterima kasih kasih terhadap perjuangan kalian yang telah memberikan dan mempersemabhkan yang terbaik,” ujar Imam dalam sambutannya.

Usai pengalungan bunga, Menpora bersama Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Alfred Riedl, Ketua KONI Tono Suratman dan Kapten Tim Boaz Solossa melakukan konfrensi pers. Beberapa pertanyaan dari wartawan mulai mengenai nasib pelatih Alfred Riedl, Timnas kedepan bagaimana hingga masalah bonus apakah tetap ada.

Yang menarik ketika ada salah satu wartawan yang menanyakan masalah bonus apakah tetap ada kepada Menpora, para pemain yang duduk dibelakang meja konfrensi pers langsung bertepuk tangan gembira dengan harapan tetap ada. Menpora pun langsung menjawab bahwa bonus kemungkinan besar akan tetap ada. “Kalau lihat tepuk tangannya semangat seperti ini, pasti semua berharap bonus ada. Insyallah nanti bonus akan tetap ada, mengenai nominalnya nanti kita akan komunikasikan lagi, yang pasti ada,” jawab Menpora yang langsung mendapat sambutan tepuk tangan dari para pemain.

Menpora Imam Nahrawi saat menyambut kedatangan para punggawa Timnas Indonesia yang baru menjalani laga final Piala AFF 2016, di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (18/12) malam.
Menpora Imam Nahrawi saat menyambut kedatangan para punggawa Timnas Indonesia yang baru menjalani laga final Piala AFF 2016, di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (18/12) malam.

Pada konfrensi pers tersebut Menpora juga menyampaikan prestasi di AFF Suzuki Cup 2016 adalah langkah yang baik untuk mengukir prestasi sepakbola Indonesia ke depan. Menpora meminta PSSI sudah mulai melakukan evaluasi dan persiapan untuk pembentukan Timnas Indonesia menghadapi SEA Games 2017 mendatang. “Prestasi ini adalah semangat baru bagi sepakbola Indonesia, ke depan kita harus bisa lebih baik lagi. Tahun depan ada SEA Games 2017, saya minta PSSI benar-benar menyiapkan Timnas dengan baik untuk bisa menuai prestasi terbaik,” tambah Menpora.

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengatakan terima kasih kepada semua masyarakat Indonesia yang sudah memberikan dukungan luar biasa kepada Timnas kita. Dalam waktu dekat ini, PSSI akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap Timnas Indonesia. “Dari hasil evaluasi itu nantilah yang akan kita persiapkan untuk menghadapi SEA Games 2017 nanti. Yang pasti kita wajib bersyukur atas prestasi ini,” kata Edy.

Sementara kapten tim Boaz Solossa juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang sudah memberikan dukungan luar biasa kepada para pemain “Saya mewakili pemain mengucapkan minta maaf tidak bisa mempersembahkan juara, saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan suporter yang memberikan dukungan luar biasa,” kata Boaz.

Rencananya para pemain Timnas Indonesia besok Senin (19/12) sekitar jam 12 siang akan diterima oleh Presiden Joko Widodo. Ikut menyambut kedatangan ‘Skuat Garuda’ malam itu terlihat Kepala Bidang Komunikasi Kemenpora yang juga Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Gatot S Dewa Broto, Sekjen PSSI Edy Wellington, dan Ketua KONI Tono Suratman, Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad.(amr)