MENGKAJI ULANG PERIODISASI MASA JABATAN KEPSEK

21 August 2011 12:14 WIB
 
2
Enjah

Oleh : ENJAH TAKARI RUKMANSYAH
(Guru dan Kepala SMP Negeri 3 Cisitu)

Tidak ada anak yang tidak bisa dididik, yang ada guru yang tidak bisa mendidik. Tidak ada guru yang tidak bisa mendidik, yang ada kepala sekolah yang tidak bisa membuat guru bisa mendidik (Prof. Ibrahim Bafadal)

Tidak ada kepala sekolah yang tidak bisa mendidik, yang ada kepala sekolah yang tidak bisa membuat guru bisa mendidik karena pengaruh jabatan yang lebih tinggi laiinya (Enjah Takari R/)

Kalimat di atas disitir oleh Prof. DR. Ibrahim Bafadal, guru besar Univesitas Negeri Malang yang juga ketua tim perumus Permen Diknas tentang Pengadaan Kepala Sekolah, untuk menggambarkan posisi strategis kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah, dalam seminar dan uji publik peraturan tersebut di Jakarta Agustus 2007 lalu . Memang peningkatan mutu pendidikan tidak terjadi di kantor Dinas Pendidikan atau ruang kepala sekolah, tapi di dalam kelas dengan guru sebagai ujung tombaknya. Namun untuk mencapai kondisi tersebut dibutuhkan iklim sekolah yang kondusif, motivasi kerja dan komitmen guru yang tinggi, yang harus diciptakan oleh kepala sekolah sebagai pemimpin dan manajer untuk meningkatkan kinerja guru. Sementara Lipham James dalam Wahyusumidjo (2005) menggambarkan posisi kepala sekolah sebagai yang menentukan titik pusat dan irama sekolah, bahkan keberhasilan sekolah adalah keberhasilan kepala sekolah. Kepala Sekolah berperan sebagai kekuatan sentral yang menjadi kekuatan penggerak kehidupan sekolah.

2 COMMENTS

  1. Ketika MBS hanya jadi isapan jempol…Ketika Kepala Sekolah menjadi bagian dari birokrasi pemerintah……
    Periodisasi kepala sekolah hanya akan mementahkan upaya perbaikan mutu dan inovasi yang dijalankan di sekolah…..