Mau kirim daging kurban, malah nemu mayat

13 September 2016 01:55 WIB
 
0
Inafis Polres Sumedang saat melakukan olah TKP.
tribratanews-polressumedang.com
Inafis Polres Sumedang saat melakukan olah TKP.
loading...

SUMEDANGONLINE, CIMALAKA: Warga Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat di sebuah rumah kontrakan di wilayah tersebut, Senin (12/9/2016) sekira pukul 16.30 WIB.
Informasi diperoleh, mayat pria berusia 42 Tahun itu bernama Yusli Nurhakim, seorang karyawan honorer, dan penguni rumah kontrakan tersebut. Saat ditemukan tim Unit Inafis Polres Sumedang, posisi mayat dalam keadaan terbujur kaku di dalam kamar mandi tanpa busana dengan posisi meringkuk.
Kapolsek Cimalaka KOMPOL H. Herno Mardiyanto, menyebutkan mayat kali pertama ditemukan Siti Habibah (40), saat akan mengantarkan dagi kurban dan nasi kepada penghuni kontrakan sekira pukul 16.00. Namun, saat Siti mengetuk pintu tada jawaban, ia pun kemudian memberitahu teman Yusli, Mumuh Muhammad untuk mengecek keadaan rumah.
“Saat Mumuh mengecek dari jendela yang terbuka, ia melihat Yusli tergeletak di kamar mandi. Setelah melihat korban tergeletak di kamar mandi kemudian Ahmad berinisiatif merogoh kunci pintu dari luar dan langsung masuk untuk memastikan keadaan korban. Namun setelah masuk kedua saksi mata tersebut mendapati korban telah terbujur kaku tak bernyawa,” kata Kapolsek Cimalaka KOMPOL H. Herno Mardiyanto.
Mereka pun lantas melaporkan kejadian tersebut ke polisi, Kapolsek Cimalaka yang mendapat laporan adanya temuan mayat langsung datang ke TKP untuk mengamankan TKP dan Unit INAFIS Polres Sumedang guna melaksanakan olah TKP.
Hasil olah TKP yang dilakukan Unit INAFIS Polres Sumedang tidak menemukan barang bukti yang di anggap janggal di sekitar TKP kontrakan korban dan hasil pendataan warga sekitar, pemilik kontrakan Yaya (44), menuturkan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit stroke dan tinggal hanya seorang diri di Sumedang.
“Hasil olah TKP unit INAFIS yang dibantu dokter dari Puskesmas Kota Kaler, kami tidak mendapati hal yang mencurigakan baik dari dalam dan luar kontrakan ataupun keadaan fisik korban. Namun, menurut penuturan pemilik kontrakan korban mempunyai riwayat penyakit stroke. Tetapi, kita tidak bisa berspekulasi. Kita tunggu hasil visum dari dokter RSUD Sumedang,” ujar Kanit INAFIS Polres Sumedang AIPTU Maman Abdurohman, seperti dilansir tribratanews-polressumedang.com.
Hasil analisa sementara oleh dr. Marsha (Puskesmas Kota Kaler) yang datang langsung di TKP tidak nampak ada tanda-tanda kekerasan yang dialami korban. Namun, agar lebih meyakinkan korban dilarikan ke RSUD Sumedang untuk dilaksanakan visum. Sambil menunggu keluarga korban dari Bogor karena korban tinggal di Sumedang hanya seorang diri.***