MASSA PNPM, DEMO DPRD SUMEDANG

19 January 2011 21:34 WIB
 
0

KOTA – Ratusan masa  terdiri dari para ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Fasilitator kecamatan (FK), dan masyarakat serta kelompok – kelompok masyarakat penerima dan pelaksana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) melakukan aksi demo di depan gedung dprd kabupaten Sumedang, Rabu (19/1) sekira pukul 10.00 wib. Mereka mempertanyakan sikap pemerintah dalam mendukung PNPM terutama dalam memberikan dana pendamping, hal tersebut terungkap dari pertemuan koordinator massa yang diterima sejumlah anggota DPRD.

Ketua BKAD kecamatan Cisitu Dadang Suhendar mengatakan, pada tahun 2011 kabupaten Sumedang mendapat alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) melalui PNPM dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 31,32 Miliar.

“Sesuai dengan ketentuan  seharusnya kan pemda untuk mendukung anggaran tersebut harus mengalokasikan pada APDB 2011 anggaran dana pendamping berupa Dana Daerah Urusan Bersama (DDUB) sebesar 20% dari nilai BLM atau sekitar Rp 6 Miliar,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dadang yang merupakan juru bicara dalam dialog tersebut menyebutkan, dalam APBD 2011 yang hasil pembahasan di DPRD sumedang DDUB pendamping baru dialokasikan 50%. Ia, khawatir jika benar – benar dana pendamping hanya 50% murni maka akan terjadi stagnasi kegiatan selama kurun waktu delapan bulan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Komisi A H. Ending Ahmad Sajidin dan Anggota Badan Anggaran Legislatif, Hendrik Kurniawan justru balik bertanya. “Darimana diperolehnya angaka – angka tersebut”, ungkapnya mewakili Badan Anggaran DPRD Sumedang.