Margalaksana siapkan 6 Ha lahan untuk relokasi korban bencana

"Kebetulan di sini juga ada tanah milik pemerintah, yang patutlah untuk dikembangkan lagi."
-Kepala Desa Margalaksana, Andre-

9 October 2016 03:10 WIB
 
0
Saat pemetaan tata ruang untuk relokasi korban bencana alam.
ISTIMEWA
Saat pemetaan tata ruang untuk relokasi korban bencana alam.

SUMEDANGONLINE: Seluas 6 Ha lahan dipersiapkan untuk relokasi para pengungsi korban bencana alam (KBA) di Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan. Rencana lokasi itu akan diperuntukan untuk para KBA di Dusun Babakan, Desa Ciherang, Lingkungan Cimareme dan Anjung Kelurahan Pasanggrahan Baru.
Kepala Desa Margalaksana, Andre, menyambut baik adanya warga yang direlokasi ke wilayahnya tersebut. Menurut dia, sejak adanya wacana akan adanya rencana pemerintah untuk merelokasi KBA ke wilayahnya. Pihak Desa Margalaksanakan sudah mempersiapkan diri.
“Kami sangat respon dengan baik, karena kami melihat dari sisi kemanusiaannya. Bahwa ini, patut juga saudara-saudara kami untuk ditampung, direlokasikan. Kebetulan di Margalaksanakan, kami sudah berembug dengan seluruh lembaga desa, ini menyetujui adanya relokasi di sini,” ujar Andre.
Selain dari sisi kemanusiaan, sebut dia, secara geografis Desa Ciherang dan Margalaksana sangat berdekatan. “Kebetulan di sini juga ada tanah milik pemerintah, yang patutlah untuk dikembangkan lagi. Dalam artian kita sudah matang, sudah ingin menyambut keluarga kami ke depannya. Kalau memang Margalaksana akan dipakai untuk relokasi, kami sudah siap,” ungkapnya.
Lanjut Adre, pihaknya akan menempatkan lahan lokasi relokasi dekat dengan rumah penduduk yang disebut-sebut sudah layak dengan kondisi tanah yang sudah stabil.
“Jadi jangan sampai di relokasi ke sini, malah nanti kondisi tanahnya kurang baik, dan Alhamdulillah di sini tanahnya sudah stabil. Yang waktu saya ekspose juga, saya berharap mereka dapat bersama-sama dengan lingkungan keluarga besar di sini, sehingga mereka bisa berbaur, bisa berbagi dan bisa berkomunikasi dengan masyarakat di sini,” imbuhnya. (iwn)