Mantan Wabup Sumedang Ini Sebut Perseorangan Bakal Bebas dari Interpensi Politik

28 February 2018 13:29 WIB
 
Ini Alasan Taufiq Gunawansyah Menjatuhkan Pilihan ke Paslon Zaenal-Asep
Ini Alasan Taufiq Gunawansyah Menjatuhkan Pilihan ke Paslon Zaenal-Asep

SUMEDANG – Mantan wakil bupati Sumedang Taufiq Gunawansyah, menyatakan pasangan calon dari jalur perseorangan (independen) bisa jadi alternatif pilihan masyarakat Sumedang. Salahsatu alasannya dikatakan mantan ketua DPD Golkar Sumedang itu, karena independen akan terlepas dari kepentingan politik sehingga bisa bebas berbagi dengan masyarakat.

“Kunaon alasan simkuring ngadukung Pak ZA (Zaenal Alimin) jeung Kang Asep (Kurnia). Karena, nalika simkuring aya rangsangan maju deui dina politik. Waktu itu ada dalam pikiran dan niat saya, kalaupun saya maju. Saya akan memilih jalur independen. Kenapa pemimpin yang dibutuhkan sekarang, pemimpin dari inpenden? Sangkan naon? Sangkan bebas dari kepentingan politik, supaya solid sangkan bebas berbagi dengan masyarakat. Lamun datangna ti partai politik, komo kualisi, hese,” kata Taufiq Gunawansyah saat memberikan orasi politik di RM Pawenang, siang ini (28/2/2018).

Sebelum niatnya, untuk maju dari jalur perseorangan berwujud. Ternyata sebut dia, sudah ada Zaenal Alimin yang berpasangan dengan Asep Kurnia telah terlebih dahulu mendeklarasikan untuk maju pada pemilihan bupati dan wakil bupati Sumedang dari jalur perseorangan. ”Makana dina enyana oge simkuring maju, kudu datangna ti independen. Tapi samemeh simkuring nganiatekun eta, tos kapiheulaan manten ku Pak ZA. Bari jeung ceuk sim kuring, tah ieu geuning aya alternatif ti independen bari jeung tegep. Nya geus ari kitumah, teu kudu simkuring milu nyalon,” ujarnya.

Namun tentu saja bukan hal yang mudah menjatuhkan politik, ketika niatnya sudah mendukung ke pasangan tertentu. Ternyata dikatakan Taufiq ada juga pihak yang menyarankan dirinya untuk bersikap netral, dan menjadi tokoh Sumedang saja.

”Ada juga yang menyuruh saya Netral, tapi saya pikir-pikir seperti saya tidak memiliki sikap, tidak memiliki tanggung jawab moral. Makana simkuring kudu nangtukeun sikep, pamingpin ayena kudu datang ti indepen sangkan nu tadi tea (tidak ada interpensi politik). Akhirna ikut bergabung jadi barisan pejuang ZA, jalan ieu kanggo simkuring untuk mewujudkan tanggung jawab moral, politik simkuring kanggo kamajuan kabupaten Sumedang.”

BACA JUGA  Paguyuban Pasundan bangga ada televisi mengangkat Budaya Sunda

“Sangkan Sumedang bisa keluar dari perangkap situasi model kiwari, anu bisa mengeluarkan Sumedang dari perangkap situasi pemerintahan pembangunan seperti sekarang, adalah satu satunya harapan kita adalah, dan keyakinan kita adalah pasangan ZA dan Pak Asep Kurnia.”  Tutupnya. ***