Mahasiswa Jatinangor Tebar Jilbab, Gerakan Menutup Aurat

16 February 2015 23:04 WIB
 

Sejumlah Mahasiswa tengah membagikan kerudung. Foto: Puti Halimah
Sejumlah Mahasiswa tengah membagikan kerudung. Foto: Puti Halimah
JATINANGOR-Minggu, 15 Februari 2015. Sebagai Ajang memeringati Hari Menutup Aurat, 14 Februari 2015, Lembaga Dakwah Universitas se-Jatinangor mengadakan aksi tebar jilbab di kawasan Pasar Unpad Jatinangor.
Aksi tebar jilbab ini diramaikan oleh sejumlah peserta dari FKDF-LDF Unpad, DKM Daarul Ikhwan Ikopin, Muslim Jatinangor ITB serta beberapa pengurus Rohis SMA Jatinangor.
Aksi tebar jilbab mengusung tema ‘GEMAR-Gerakan Menutup Aurat’ digelar mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.
Acara terdiri dari serangkaian orasi dari perwakilan yang datang, serta pembagian kerudung gratis bagi muslimah Jatinangor yang belum berkerudung. Lebih dari seratus kerudung telah dibagikan kepada sejumlah warga Jatinangor dengan tujuan agar kesadaran menutup aurat khusunya bagi muslimah yang belum berjilbab semakin tinggi.
Parmohonan Nasution, Ketua FKDF (Forum Komunikasi Dakwah Islam Fakultas) Unpad sebagai koordinator aksi, mengatakan tujuan aksi tebar jilbab sebagai upaya membumikan pakaian takwa bagi muslim-muslimah sebagai upaya terwujudnya lingkungan pendidikan Jatinangor yang bermoral.
“Karena menutup aurat merupakan bukti ketaatan kepada Allah swt. sehingga dari bukti ketaatan tersebut, kerusakan moral dapat teratasi,” ujarnya.
Maraknya tindakan asusila yang telah menjadi fenomena tersendiri di Jatinangor membuat gerakan Jatinangor bermoral harus diadakan secara kontinyu. Jika tanggal 15 Februari ini, gerakan Jatinangor Bermoral dibuka dengan aksi tebar jilbab dengan tema gerakan menutup aurat, maka ke depannya aksi nyata bagi mahasiswa yang peduli akan terciptanya Jatinangor bermoral harus terus digalakan.
Pengirim: Puti Halimah – Ketua Keputrian FKDF Unpad, mahasiswa FISIP Unpad Jatinangor

BACA JUGA  Warga Sawah Dadap Ontrog Pt Sun Flower

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.