Lima Pendekar OTD, Nginap di Walhi

22 May 2013 08:34 WIB
 
Lima aktivis OTD santap malam di Kantor Walhi Bandung, semalam.
Lima aktivis OTD santap malam di Kantor Walhi Bandung, semalam.

KOTA – Lima ’pendekar’ warga Orang Terkena Dampak (OTD) yang akan jalan kaki ke Jakarta mengaku kecapaian. Selasa (21/05) menjelang magrib tiba di Bandung dan istirahat di kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bandung. Kedatangan aktivis yang berencana menemui Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, langsung diterima Bagian PSD Walhi Bandung, Ogi, Selasa (21/5).

Ketika sampai di Walhi Bandung raut muka kelima aktivis yang mengenakan pakaian tradisional tersebut tampak lusuh dan kecapaian. Kelimanya yakni, Komarudin dari Desa Cibogo, Kecamatan Darmaraja; Aden Tarsiman dari Desa Cipaku, Kecamatan Darmaraja; Danuri dari Desa Sukakersa, Kecamatan Jatigede; Yayan Taryana dari Desa Jatibungur; dan Suharyana dari Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja.

Meski tampak lelah, namun semangatnya masih tetap membara. Menurut Komarudin, pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Jatigede yang terus tertindas dan diganggayong oleh kepentingan pemerintah pusat.

Ada kesan yang mendalam bagi Lima aktivis Jatigede, dari perjalanan yang sudah memasuki hari kedua itu. Penduduk yang melihat aksi mereka kerap memberikan dukungan, mereka terharu atas penderitaan masyarakat Jatigede selama ini, yang sepertinya kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

”Karena selama hujan itu kami terus berjalan, banyak diantara warga yang menyuruh kami untuk berteduh. Kami kami tetap pada pendirian untuk melanjutkan perjalanan, dan warga pun akhirnya memberikan bantuan berupa jaket hujan kepada kami. Ini sebuah bantuan yang luar biasa berharga bagi kami,” kata Komarudin di kantor Walhi Bandung, semalam.

”Kenapa kami cepat sampai di Bandung, karena kami itu tidur hanya dua jam saja,” tambahnya.

Aktivis lainnya yang tiba di kantor Walhi Bandung, Maulana Yaksa, menyebutkan kondisi para aktivis dalam keadaan sehat meski pun ada yang tampak lecet-lecet seperti yang dialami Oceng.

BACA JUGA  Ini Foto-foto Aksi Simpatik Yonif 301/PKS saat aksi Super Damai 212

”Kondisi secara umum mereka dalam keadaan sehat walafiat, hanya lecet-lecet sedikit seperti Pak Oceng itu kakinya sedikit lecet, wajar karena perjalanan jauh,” kata Maulana.

Rencananya sebut Maulana, para aktivis itu pagi ini akan melihat para aktivis Jatigede lainnya yang akan ke Gedung Sate. ”Tapi mereka tak ikut berbaur, mereka akan tetap melanjutkan perjalanan, karena mengejar kepulangan Presiden SBY yang nanti itu katanya akan keluar negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, PSD Walhi Bandung, Ogi, menyebut turut prihatin dengan apa yang terjadi dengan warga OTD hingga perjuangan mereka harus seperti itu. ”Kami benar-benar menyayangkannya, ini adalah persoalan rakyat. Padahal kasus Jatigede itu sudah lama, sepertinya pemerintah itu tak ada perencaan dalam membangun,” kata Ogi.

Ditanya Sumeks, apakah Walhi akan turut membantu perjuangan OTD. Secara kelembagaan sebut Ogi, pihaknya belum bisa mengambil keputusan. ”Sikap kita pasti akan mendungkung, tapi kita tunggu saja besok (hari ini, red.) karena direktur Walhi yang akan memberikan keputusan pastinya,” pungkasnya. (ign)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.