Laporkan Saja Wartawan Pemeras

21 July 2011 07:51 WIB
 
0

DARMARAJA – Geram dengan aksi oknum wartawan yang selalu melakukan aksi pemerasan, sejumlah pertanyaan dalam sesi tanya jawab Ruang Belajar Masyarakat (RBM) di Kecamatan Darmaraja, yang merupakan implementasi lanjutan dari pelatihan RBM Media Masa tingkat kabupaten Sumedang, di Balai Desa Jatibungur, Kecamatan Darmaraja, Rabu (20/07) kemarin.

“Bagaimana cara menghadapi wartawan bodrek atau wartawan odong-odong, karena mereka selalu meresahkan para kepala Desa atau Sekolah, kalau belum dikasih ‘amplop’ mereka tidak mau pergi,” tanyanya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Igun Gunawan, sebagai salasatu bagian dari RBM bidang Media Massa Kecamatan Darmaraja sekaligus narasumber dalam pelatihan tersebut mengungkapkan,”jika nara sumber itu tidak mempunyai masalah, kenapa harus takut dengan oknum wartawan,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengutip pernyataan seniornya saat pelatihan di BLK, yang menyebutkan, oknum-oknum wartawan tersebut kebanyakan sudah mempunyai kartu As terhadap narasumber yang menjadi target, namun prilaku oknum wartawan tersebut, lanjutnya, justru berimbas pada wartawan-wartawan lainnya yang benar-benar datang ke sumber tersebut untuk mencari informasi.

“Saya pernah, ketika akan membuat profil seorang ibu kepala Desa, dia justru enggan, malah terang-terangan dia tidak punya uang, padahal saya ke sana itu untuk wawancara. Meski pun tidak dipungkiri kita juga butuh uang, tetapi kalau mengemis sampai meminta, perasaan seperti menggandaikan profesi kita,” paparnya dihadapan perwakilan 16 belas Desa dari Karangtaruna dan Kepala Dusun se-Kecamatan Darmaraja.

PROMO CONTENT
loading...