Lagi, Demo Ganti Rugi Cisumdawu

12 June 2012 08:59 WIB
 
0
971

DPRD – Ratusan warga dari Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari dan Sukarapih, Kecamatan Sukasari, kembali mendatangi DPRD Sumedang, Senin (11/6). Aksi ratusan warga itu untuk menuntut anggota dewan agar mendengan aspirasi terkait kejelasan ganti rugi tol Cisumdawu.

P2T harus bijaksana dan lebih peduli terhadap warga pemilik lahan yang tergerus tol, sebab jika acuan harga masih menggunakan ketetapan Bupati Sumedang tahun 2011, dirasa memberatkan warga

Abah Jeep

Uniknya dalam menyampaikan aspirasinya itu, mereka membakar kemenyan sambil terus melafadzkan dzikir. “Jadi jangan takut pak polisi, kami sedang mengaji,” teriak seorang orator.

Koordinator aksi, Abah Jeep, kepada Harian Pagi SUMEDANG EKSPRES mengatakan, kedatangan mereka lantaran tak puas dengan keputusan Panitia Pembebasan Tanah (p2T) Kabupaten Sumedang terkait nilai ganti rugi tol Cisumdawu.

Lanjutnya, warga menuntut ketetapan harga yang maksimal, pembayaran satu paket, dan tentu menurut Jeep adanya kepastian terkait waktu pembayaran. “P2T harus bijaksana dan lebih peduli terhadap warga pemilik lahan yang tergerus tol, sebab jika acuan harga masih menggunakan ketetapan Bupati Sumedang tahun 2011, dirasa memberatkan warga,” lanjut Jeep.

Sementara itu, Asda 1, Agus Sukandar menyebutkan, P2T dalam menetapkan harga didasari atas kesepakatan antara pemohon dan pemlik lahan. “Betul jika P2T diberikan wewenang untuk menetapkan harga. Di sana pun diatur, bila ada warga yang keberatan dapat mengajukan keberatannya ke Bupati. Dasar SK Bupati, adalah kesepakatan hasil musyawarah PPK dan tim penilai harga. Dan P2T hanya memfasilitasi,” ujar Agus. (zis)