Kompetisi Liga Porwar Digelar Di Wado

28 June 2012 20:50 WIB
 
ISTIRAHAT – Klub Trimekar yangmengikuti turnamen Liga Porwar tengah beristirahat usai mengikuti babak penyisihan, di lapang Bantar Simet, Desa Wado, Kecamatan Wado, Rabu (27/6). IGUN GUNAWAN/SUMEKS

WADO – Banyak cara dilakukan pemuda yang tergabung dalam karang taruna untuk menyambut dan memeriahkan HUT ke-67 RI. Seperti yang dilaksanakan Karang Taruna Desa Wado, Kecamatan Wado, dengan menggelar turnamen sepak bola Liga Porwar di lapang Bantar Simet.
Menurut Ketua Karang Taruna Desa Wado, Nana (42), kegiatan sepak bola Liga Porwar mempertandingkan kesebelasan antar klub. Merupakan kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin karang tarunanya. Disebutkan Nana, kegiatan tersebut untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan, serta menjalin silaturahmi terutama di kalangan pemuda se-Desa Wado.
“Penyelenggaraan kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun, menjelang peringatan HUT RI. Sebagai bentuk kegembiraan kami dalam menyambut dan mengisi kemerdekaan, selain itu kegiatan ini pun diharapkan dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan, serta terjalin silaturahmi yang lebih kuat dikalangan pemuda,” terang Nana kepada Sumeks, Rabu (27/6).
Kegiatan yang memperebutkan total hadiah Rp 8 juta itu, dikatakan Nana sudah berlangsung sejak Sabtu (23/6) lalu, diikuti 18 klub se-Desa Wado. “Total hadiah sekitar Rp 8 juta-an, selain hadiah juga ada piala bergilir,” lanjut Nana.
Di tempat yang sama Bendahara kegiatan Fedro (39), mengatakan kegiatan turnamen sepak bola Liga Porwar, memerlukan dana lebih dari Rp 10 juta, saat ini menurut Fedro pihaknya baru memegang dana Rp 8 juta dan itu hanya cukup untuk uang pembinaan klub.
“Ya, makanya kami memerlukan sokongan dana dari para donatur agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, karena kita baru memegang dana sekitar Rp 8 jutaan. Uang sebesar itu hanya cukup untuk uang pembinaan saja, sementara untuk opersional seperti biaya wasit dan lain-lain kami masih memerlukan dana tambahan,” ujar Fedro.
Fedro berharap, meski pun minim akan dana, tetapi klub yang mengikuti kompetisi itu tetap bersemangat, apalagi panitia terus memaksimalkan mencari sokongan ke berbagai pihak. “Alhamdulillah kemarin dana yang terkumpul kemarin itu dari karcis penonton seharga seribu rupiah. Juga ada sumbangan dari Kepala Desa Wado Rp 750 ribu, dari Pak Bagus Komisi C Rp 2 juta, dan sponsor lainnya sekitar Rp 3 juta. Mudah-mudahan saja dengan sudah dimulainya kompetisi, masih ada pihak donatur yang mau membantu memberikan sumbangan, apalagi kegiatan ini positif,” pungkasnya.(ign)

2 KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.