KOMISI VI DPR-RI TINJAU LOKASI BENCANA

20 June 2011 07:07 WIB
 
0

Anggota Komisi VI DPR-RI, mengaku merasa berbahagia Pemkab Sumedang telah memperhatikan warganya yang terkena bencana. Foto:Igun Gunawan

CISITU – Kepala Desa Cinangsi, Amat Suparmat, mengungkapkan jika pembangunan di wilayah dusun Ciumpleng, Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu sudah minus seratus persen, keadaan tersebut karena akibat bencana alam pergerakan tanah lambat yang telah memporak – porandakan infrastruktur yang ada di Ciumpleng, seperti lebih dari 357 rumah rusak, 200 diantaranya hancur, beberapa bangunan sarana keagaman dan pendidikan rusak parah bahkan sudah ada yang dibongkar, belum lagi secara psikologis sebanyak 503 Kepala Keluarga (KK) warga Ciumpleng merasa ketakutan dan tidak nyaman.

Hal itu dikemukakannya saat kunjungan anggota DPR-RI dari komisi VI, H Yusyus Kuswandana yang didampingi, anggota komisi A DPRD Sumedang H Sarnata dan anggota komisi C DPRD Sumedang Aceng, ke dusun Ciumpleng, Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, Sabtu (18/06) kemarin.

Lebih lanjut ia menyebutkan, hancurnya infrastruktur dikawasan Ciumpleng sudah berlangsung selama lebih dari 18 bulan, akibat pergerakan tanah lambat awal februari 2010 lalu.

“Bukan lagi minus 0 persen, tetapi sudah minus 100 persen untuk pembangunan yang ada di dusun Ciumpleng, bukan tidak diupayakan pembangunan kembali, tetapi ini merupakan sebuah bencana alam. Kondisi sekarang Cinangsi sudah awut – awutan,” ungkapnya.

Meski mengaku merasa sedih ditinggalkan 503 KK warganya  yang akan pindah ke blok Cipangrumasan, Desa Linggajaya, namun demi untuk kebaikan dan kesejahteraan warganya, dengan rela hati, Amat mengaku, menerima keadaan seperti itu.

PROMO CONTENT
loading...