Kisah Anak Jalanan

21 June 2012 21:58 WIB
 
0
Bayu

SIAPA yang menduga, bocah berpakaian lusuh yang kesehariannya meminta-minta ini, seorang siswa di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Cicalengka, Bandung. Dia adalah Bayu, bocah berumur sebelas tahun itu mengaku anak pertama dari empat bersaudara. Kegiatan meminta-minta dilakoninya sepulang sekolah.

Fengki Ari Anggara, Jatinangor

HARI itu saat jam makan siang di kantor, seperti biasa penulis dan tiga orang teman kantor, makan di warung Jatinangor (warjat) langganan penulis. Bayu, siang itu sengaja saya bawa, apalagi hubungan kami dengan bocah berusia sebelas tahun yang berprofesi meminta-minta ini sudah lama terjalin.

Acap kali kami bertemu dengan bocah tersebut, kerap ia memakai pakaian yang sudah kucel dan kumal, seperti tak pernah ia ganti. Rasa penasaran untuk bertanya terpendam dalam dada saya sejak 8 bulan silam, sebenarnya sejak pertemuan pertama dengan Bayu, saya sudah merasa penasaran dengan keadaan dia, namun rasa penasaran itu saya simpan dalam-dalam. Tiga bulan lalu saya mengajaknya makan di tempat yang sama, namun perasaan untuk bertanya masih saya jaga, takut ia tersinggung.

Baru Rabu siang (20/6), saya memberanikan diri untuk bertanya sama dia, sambil memperlihatkan pola makan bayu, saya melontarkan pertanyaan, “kenapa bajunya ngak pernah diganti?”.

Bukannya marah mendengar pertanyaan saya, ia justru malah tersenyum.

“Ini baju keberuntungan saya kang,” jawabnya polos sambil mengunyah daging ayam.

PROMO CONTENT
loading...