Khitanan Massal di Pengajian Al-Hidayah

31 May 2012 12:03 WIB
 
0
1073
Ketua DPD Golkar menyaksikan proses khitanan Rifki
Ketua DPD Golkar menyaksikan proses khitanan Rifki
Ketua DPD Golkar menyaksikan proses khitanan Rifki
Ketua DPD Golkar menyaksikan proses khitanan Rifki

WADO – Sebanyak duabelas anak dari keluarga kurang mampu di Kecamatan Wado, mengikuti khitanan masal yang diselenggarakan hari ini (31/5) di aula cakrabuana, kec. wado.
Ketua Panitia Al-Hidayah, Eli Herliawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin bulanan pengajian al-Hidayah Pengajian setiap Kamis, minggu ke-empat. “Pengajian rutin Al-Hidayah yang diisi dengan kegiatan khitanan massal ini merojong Pokja Bidang Muammalah,”ujar Elli kepada sumedangonline, Kamis (31/5).
Penyelenggara kegiatan rutinan tersebut lanjut Eli, diselenggarakan secara bergilir kepanitiaannya, dan saat ini lanjut Eli, Desa Cikareo Selatan.
Eli pun mengaku bangga dengan perhatian Camat Wado, dan Pemkab Sumedang yang telah memberikan fasilitas bangunan yang refreshentatif sehingga kegiatan bulanan al-Hidayah, kata Eli dapat berjalan dengan lancar.
Camat Wado, Tatang Setiadi S.Sos, membenarkan jika selama ini kegiatan pengajian rutin al-Hidayah diselenggarakan di ruang serbaguna Cakrabuana. Selain itu lanjutnya, gedung itu juga kerap dijadikan tempat latihan kesenian dan olahraga.
Senada, Ketua DPD Partai Golkar, H Taufik Gunawansyah SIp MSi, mengatakan jika al-Hidayah yang dibina, dibesarkan dan dikembangkan oleh partai Golkar, sehingga sekitar 30 tahun sepanjang sejarahnya dapat berkembang dan diterima baik oleh masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini memang sebagai ajang silaturahmi ukhuwah islamiyah dan tholabul ilmi. Indi diharapkan selain sebagai wadah tersebut, juga berpotensi lain. karena potensi yang lebih besar selain kegiatan rutinan, tapi dapat melakukan kegiatan yang sifatnya mensejahterakan anggotanya itu sendiri,” ujar Opik.
Jika telah mampu mensejahterakan anggota, maka akan dengan mudah melakukan berbagai kegiatan ke depannya, apalagi saat ini jumlah anggota al-hidayah telah mencapai ratusan orang yang dapat di fungsikan, kata opik. (FITRI)