Kesbangpol Sumedang Gelar Pendidikan Politik pada Pemuda

7 February 2018 16:08 WIB
 
0
Direktur Garuda Institute Foundation,  Ricky Alamsyah (kiri) saat hadir dalam acara.
Direktur Garuda Institute Foundation, Ricky Alamsyah (kiri) saat hadir dalam acara.

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

SUMEDANG – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumedang menggelar kegiatan pendidikan politik bersama ratusan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan di wilayah Kabupaten Sumedang, di Gedung Islamic Centre, Selasa (6/2/2018).

Kepala Kesbangpol Rohayah Atang, menyebutkan kegiatan pendidikan politik tersebut sangat penting untuk dilaksanakan dalam rangka mensukseskan event demokrasi yang diselenggarakan pada tahun 2018 dan 2019 mendatang. ”Dimana pada tahun 2019 nanti, masyarakat Indonesia akan menghadapi sejarah baru, yakni sebuah event demokrasi nasional Pemilihan Umum untuk memlih Presiden dan Anggota Legislatif secara serentak,” ujarnya.

Apalagi untuk Sumedang saat ini tengah menghadapi Pilkada. ”Jika bercermin dari pengalaman, event demokrasi semacam ini kadang sering menjadi pemicu permasalahan di masyarakat. Masalah ini biasanya akan muncul akibat kurang pemahaman masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan terkait Pemilihan Umum,” sambungnya.

Kegiatan itu pun sebagai upaya mengantisipasi permasalahan tersebut, Pemkab melalui Kesbangpol, saat ini mencoba untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, supaya tumbuh kesadarannya untuk berperan aktif mendukung berbagai tahapan Pemilu yang diselenggarakan pada tahun 2018 dan 2019 mendatang. ”Inti kegiatan ini, salah satunya untuk mensosialisasikan regulasi terkait Pemilihan Umum beserta Aturan Pendukung terkait lainnya. Target pendidikan politik ini lebih diprioritaskan bagi para pemuda dan pemilih pemula yang pemahaman politiknya masih kurang,” katanya.

Terkait kegiatan tersebut Direktur Garuda Institute Foundation, Ricky Alamsyah mengaku sebuah kehormatan bagi dirinya dan organisasi yang dia pimpimpin. ”Garuda Institute yang berumur layaknya bayi ini diberikan kesempatan untuk mewakili 521 Organisasi Masyarakat di Sumedang, serta berdiskusi dalam satu ruangan dengan 12 Partai Politik dan Organisasi Masyarakat lainnya yang umurnya sudah lebih dari 20 tahun membangun bangsa ini. Kami juga berbahagia ketika mendapatkan informasi bahwa aktivitas lembaga kami dengan seluruh elemen masyarakat di Sumedang terdengar sampai ke Ibu Kota, tepatnya oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI,” ujarnya.

Lanjutnya, amanah dan kepercayaan tersebut tidak akan disia-siakannya. Garuda Institute akan semakin berkontribusi aktif dan memberikan dampak yang terasa oleh masyarakat Sumedang melalui pendekatan data, riset, dan kajian. ”Selaku lembaga yang mayoritas pengurusnya saat ini adalah anak muda milenial Sumedang. Kami mengelola organisasi secara profesional, inovatif, dan kreatif tanpa kehilangan substansi. Kami memiliki visi bersama untuk menjadi mitra bagi Pemerintah Nasional, Pemerintah Daerah, maupaun lembaga lainnya dalam skala internasional/nasional/daerah dalam mewujudkan konsep pembangunan berkelanjutan. Konsep yang masih minim disoroti saat ini, namun menurut kami ini adalah isu yang penting. ***

***