KemenPUPR telah tanda tangan kontrak kontruksi bendungan Cipanas

24 November 2016 17:09 WIB
 
1
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso dan Direktur Operasi
istimewa
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso dan Direktur Operasi

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

SUMEDANGONLINE: Kabupaten Sumedang bakal memiliki satu bendungan lagi. Itu setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani kontrak kontruksi tiga bendungan yang akan dibuat di Jawa Barat, yakni Bendungan Kering (Dry Dam) Ciawi di Kabupaten Bogor, Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang, dan Bendungan Leuwikeris Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.

”Ini merupakan bagian dari target delapan bendungan baru yang akan dimulai pekerjaannya pada 2016,” kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Imam Santoso kepada pers seperti dilansir ANTARA, usai menyaksikan penandatanganan tiga kontrak konstruksi bendungan itu di Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Menurut dia, sebelumnya tiga bendungan sudah ditandatangani kontraknya yaitu Way Sekampung, Kuwil, Ladongi dan kemudian yang hari ini tiga bendungan ini, minggu depan rencananya Sukamahi dan Napung Gete.

Ia meminta kepada pihak kontraktor untuk segera melaksanakan pembangunan fisik tanpa menunggu adanya seremonial ground breaking (peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan) demi terwujudnya percepatan pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.

”Begitu tanda tangan kontrak saya mau langsung jalan pembangunannya tidak menunggu adanya groundbreaking. Sebulan kemudian kita akan cek, apakah sudah mulai apakah sudah ada alat-alat berat di lapangan dan pembangunan jalan akses apakah sudah dibangun,” tegasnya.

Imam juga meminta kepada pegawai di seluruh balai yang terkait pembangunan bendungan untuk terus melakukan pengawasan di lapangan sesuai instruksi Menteri PUPR.

”Teman-teman di balai untuk konsentrasi, mohon untuk melakukan percepatan di lapangan, karena ini proyek besar yang banyak ditunggu masyarakat,” ujarnya.

Perjanjian Paket Pembangunan Bendungan Ciawi (Cipayung), ditandatangani pihak SNVT PJSA Ciliwung Cisadane dan pihak Abipraya-Sacna KSO sebagai pihak kontraktor dengan nilai pekerjaan mencapai Rp757,8 miliar dengan sistem kontrak tahun jamak (multi years).
Lama pengerjaan Paket tersebut diperkirakan mencapai 1080 hari kalender yang ditargetkan selesai pada 2019.

Sementara untuk penandatangan perjanjian Paket Supervisi Pembangunan Bendungan Ciawi (Cipayung), dilakukan oleh pihak SNVT PJSA Ciliwung Cisadane dan PT. Yodya Karya (Persero) KSO PT. Indra Karya (Persero) Wilayah II Semarang dan PT. Indah Karya (Persero).
Nilai Paket pekerjaan supervisi tersebut mencapai Rp25 miliar dengan sistem kontrak tahun jamak (multi years). Lama pengerjaan Paket tersebut diperkirakan mencapai 1080 hari kalender yang ditargetkan selesai pada 2019. (ant)

1 COMMENT