Kemendes PDTT Buka 2.000 Ha Lahan Transmigrasi di Soppeng

17 November 2017 18:36 WIB
 
0
SOPPENG – Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui program transmigrasi. Terbaru lahan seluas 2.000 hektare lahan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan siap menampung para transmigran dari berbagai wilayah Indonesia.

“Bekerja sama dengan Pemkab Soppeng, kami akan membuka lahan seluas 2.000 hektare untuk kawasan transmigrasi,” ujar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, di sela Kemah Bakti Pertanian 2017, Desa Patampanua, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Jumat (17/11).

Menteri Eko menjelaskan kawasan transmigrasi ini akan menampung para transmigran dari berbagai daerah. Di antaranya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan wilayah lainnya maupun dari masyarakat lokal. Di kawasan ini pemerintah menyediakan lahan, fasilitas perumahan, hingga fasilitas sosial.

“Kami berharap agar para transmigran mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan taraf hidup mereka dengan bekerja keras dan tidak mudah putus asa,” katanya.

Dia mengungkapkan pemerintah terus mendorong program transmigrasi sebagai salah satu solusi untuk mengentaskan kemiskinan yang biasa melanda di kawasan-kawasan padat penduduk. Dengan transmigrasi warga kurang mampu mempunyai harapan dan kesempatan baru untuk bisa lepas dari jerat kemiskinan mereka.

“Di kawasan transmigrasi, pemerintah menyediakan berbagai fasilitas yang jika dimanfaatkan dengan baik akan menjadi pengungkit kesejahteraan para transmigran,” katanya.

Kemendesa PDTT, lanjut Menteri Eko saat ini giat-giatnya mendorong pengembangan produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) di berbagai kawasan transmigran di Indonesia. Pun begitu dengan kawasan transmigrasi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan diharapkan juga bisa mengembangkan prukades.