Kekurangan anggaran Rp 160juta, pembangunan Gedung Kesenian ini belum berlanjut

11 October 2017 16:32 WIB
 
0
Penampakan Gedung Kesenian yang dibiarkan mangkrak.
Bustanul/Forkowas
Penampakan Gedung Kesenian yang dibiarkan mangkrak.

SUMEDANG: Rencana pembangunan Gedung Kesenian di Desa Nanggerang Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang, sudah berbulan bulan tidak ada kejelasan tindak lanjutnya. Bangunan berukuran 16×12 meter dengan tinggi 9 meter itu dibiarkan mangkrak.
Kepala Desa Nanggerang, Amir Hamzah membenarkan belum dilanjutnya pembangunan gedung kesenian yang bersumber dari Dana Desa itu karena keterbatasan anggaran. Menurut dia anggaran senilai Rp 240 juta tidak cukup untuk membangun gedung tersebut hingga tuntas.
Menurutnya masih ada kekurangan anggaran senilai Rp 160 jutaan. Saat ini dikatakan kades, kontruksi bangunan baja diserahkan pada pihak ke tiga dengan pagu anggaran Rp 180juta, ditambah Rp 60juta dilakukab secara swakelola. “Setelah dikurangi PPH/PPN sebesar 11,5 persen masig kekurangan biaya Rp 160juta,” ujarnya pada wartawan.
Kekurangan anggaran itu dibutuhkan untuk finishing penataan ruangan dalam (interior), penataan luar bangunan, partisi dan meubeler. “Kekurangannya nanti akan dialokasikan dari Dana Desa tahun Anggaran 2018,” ungkap dia. *** ba