Kekeliruan SPPT, Hambat Pencapaian Target

8 March 2012 21:10 WIB
 
0
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

CIMALAKA – Kekeliruan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Sumedang disinyalir akan menyebabkan terhambatnya pencapaian target PBB.

“Kekeliruan itu kewenangan dari KPP Pratama, Pemkab Sumedang disini hanya bisa memfasilitasi saja dan memang untuk pengurusan kekeliruan itu tidak bisa difasilitasi DPPKAD tapi harus langsung ke KPP Pratama, baik langsung maupun kolektif,” papar Kepala Bidang Perimbangan pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Kabupaten Sumedang, Hj. Tuti Ruswati, kepada Reporter Sumedangonline, usai kegiatan sosialisasi pajak di Kantor Camat Cimalaka, Kamis (8/3).

Disebutkan Tuti, kendala utama memang dari lokasi KPP Pratama berada di Bandung, sehingga terbentur ongkos transport yang tinggi, namun dikatakan Tuti, KPP Pratama sudah membuka perwakilan di Sumedang di kawasan Alamsari.

“Walaupun kalau masalah kekeliruan mereka hanya menampung dan menyampaikannya ke KPP induk,” lanjutnya.

Sementara itu menurut Tuti kegiatan sosialisasi Pajak sebagai upaya meningkatkan motivasi untuk tercapaianya raihan realisasi pajak dari tahun sebelumnya. “Kegiatan ini untuk meningkatkan motivasi di 2012 mudah-mudahan capaian realisasinya lebih dari tahun lalu, selain itu kegiatan ini pun sebagai optimalisasi percepatan penerimaan PBB. Sebagai media untuk mengingatkan kolektor PBB dalam pengelolaan administrasi PBB yang lebih baik, karena tahun 2012, penyetoran PBB itu langsung harus dilampiri dengan nomor objek pajak, nama alamat dan besaran pembayaran PBB, karena sudah menggunakan sistem Sismiok langsung cetak SPPS di bank jabar,” imbuhnya.

PROMO CONTENT
loading...